Perhiasan Emas Imitasi Prospektif di Pasar Luar Negeri

104
IMITASI - Perhiasan emas imitasi tak kalah diminati konsumen.(ist)

Denpasar (Bisnis Bali) – Perhiasan emas, baik asli maupun imitasi memiliki peluang pasar yang cukup terbuka, di dalam maupun luar negeri (LN). Hal ini tak lepas dari inovasi para produsen/pemotif dalam menciptakan desain dan motif yang menarik. Demikian antara lain diungkapkan produsen perhiasan emas dari Temuku, Bangli, Made Sudiartha, S.E., Rabu (17/1).

Dikatakan, ketatnya persaingan merebut kepercayaan pasar, menuntut produsen terus berinovasi. Tak hanya terus – menerus menciptakan desain dan motif terbaru dengan memanfaatkan material emas yang berkualitas, namun juga berani berkolaborasi memanfaatkan material emas imitasi, guna memenuhi kebutuhan pasar. Terutama menyikapi daya beli pasar lokal yang cukup tertekan situasi ekonomi yang masih lesu, dengan mengangkat perhiasan dengan emas imitasi diharapkan makin mampu mendekatkan diri dengan konsumen. Selain harganya relatif terjangkau dari sisi desain dan motif juga tak kalah serta banyak pilihan. Mulai dari motif tradisional Bali hingga modern juga tersedia. Terkait harga jual emas asli saat ini relatif mahal rata – rata di atas Rp 600 ribu per gram. Namun jika itu emas imitasi, maka nilai tersebut bisa serupa dengan satu paket perhiasan cincin minimalis dengan sepasang anting – anting yang menarik.

Tambahnya, itulah kelebihan emas imitasi yakni terjangkau bagi semua kalangan juga produknya yang persis sama dengan perhiasan emas asli. Namun memang ada kelemahannya yakni, untuk investasi. Emas imitasi kurang prospektif untuk investasi karena nilai purnajualnya tak secerah emas asli. Sejumlah konsumen khususnya kalangan penata rias pengantin meminatinya untuk disewakan. Dia optimis perhiasan emas imitasi, juga prospek di pasar luar negeri, karena memiliki daya tarik tersendiri. Desain dan motif tradisional Bali selama ini sudah dikenal dunia, sehingga tak sedikit para buyer memesannya untuk tujuan dijual lagi. Promosi yang baik diharapkan meningkatkan ketenaran komoditi perhiasan imitasi Bali, sehingga makin memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bisnis perhiasan imitasi.  (gun)