Mudah dalam Pengelolaan, Bisnis Kos-kosan di Buleleng Janjikan Keuntungan

235
Bisnis kos-kosan yang saat ini banyak dijumpai di banyak tempat dan diserbu mahasiswa dan pekerja.(ist)

Singaraja (Bisnis Bali) –   Pertumbuhan sebuah kota tampaknya seiring dengan pertumbuhan pemukiman penduduknya. Termasuk usaha kos-kosan yang saat ini banyak dijumpai di banyak tempat dan diserbu mahasiswa dan pekerja.

Seperti halnya di Kabupaten Buleleng, bisnis rumah kos-kosan tumbuh subur. Setiap bulan berdiri usaha kamar kos-kosan baru. Selain itu, keuntungan bisnis kos sangat menjanjikan, yakni dari bisnis kos bersifat jangka panjang, karena penghasilan tetap tiap bulan bahkan tiap tahun.

Saat ini, pangsa pasar kos-kosan sangat besar, karena harga sewa yang tiap tahun naik, sehingga peluang bisnis kos-kosan dipandang sangat menjanjikan dan terbukti menguntungkan. Penghasilan yang didapatkan tiap bulan bersifat pasif, karena dibandingkan bisnis yang ada, kelebihan bisnis sewa tempat tinggal (kos – kosan ) ini adalah mudah dalam pengelolaan. Hal itu diungkapkan Gede Sutiawan, salah seorang pemilik kos-kosan di kawasan Desa Pemaron, Singaraja, ketika diwawancarai Bisnis Bali beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, meskipun tidak bisa dipungkiri untuk memulai bisnis penyewaan kamar kos-kosan memerlukan modal besar akan tetapi usaha ini makin marak dan terus menggeliat seiring banyaknya masyarakat atau mahasiswa yang memilih bekerja atau menuntut ilmu di Bali Utara yang notabene sebagai Kota Pendidikan.

Selain itu, cenderung mahasiswa dan pekerja enggan memilih membeli rumah karena harga beli rumah sangat mahal apalagi di kota, sehingga menyewa tempat tinggal dengan harga murah seperti kos- kosan adalah pilihan yang tepat.(ira)