Jaga Kesehatan Bayi dengan ’’Baby Spa’’

101

Denpasar (Bisnis Bali)- Baby spa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi, sehingga belakangan para orang tua mulai tertarik membawa bayinya untuk memperoleh treatment baby spa. Treatment ini bisa diberikan kepada bayi mulai umur 2 bulan hingga 10 bulan, dengan berat badan minimal 5 kg.

Treatment baby spa di Pamperme, Jalan Tukad Undangan 4 Timur No.11 Renon Denpasar dibagi dalam 3 tahap yang pertama adalah baby gym , kemudian baby swim dan terakhir massage. Tiga tahap tersebut merupakan satu paket baby spa yang tidak dapat dipisahkan, karena semuanya memiliki fungsi yang saling melengkapi.

Kadek Satriani, terapis di Pamperme memaparkan, baby gym adalah proses pemanasan tubuh bayi dengan gerakan – gerakan ringan, agar bayi tidak kram saat berenang nanti.

Baby swim manfaatnya untuk menegakkan tulang leher, melatih otot-otot bayi agar bebas bergerak, dan menstimulasi semua otot yang ada termasuk organ penting seperti jantung, hati, paru – paru dan lainnya,” terangnya. Berenang juga untuk mengingat bayi, saat masa kehamilan mereka berada dalam air. Dengan demikian dapat memperlancar pernafasan bayi.

Gerakan – gerakan alami yang tanpa tekanan ketika berada di dalam air, membuatnya terhindar dari stress dan anak bebas melakukan atraksi uniknya. Hal ini dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan jantungnya.

Treatment terakhir adalah massage atau pijat pada bayi, manfaatnya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menstimulasi motorik kasar dan motorik halus pada bayi, meningkatkan berat badan, memperlancar pencernaan dan pernafasan, dan jantung, paru – paru dan organ vital lainnya. Treatment ini dilakukan setelah bayi berenang untuk merilekskan tubuh bayi setelah berenang dan menutup pori – pori bayi.

Setelah melakukan treatment baby spa ini, bayi akan merasakan pencernaannya sehat dan lancar buang air besar. Kondisi ini mengakibatkan nafsu makannya meningkat. “Bayi akan menerima respons positif terhadap benda yang dilihat, disentuhnya dan dapat melakukan kreatifitasnya terhadap benda sesuai keinginannya. Motoriknya akan lebih cepat berkembang, kondisi ini dapat membuat bayi makin cerdas, dapat menjadi mandiri, ceria dan tidak mudah menangis,” tandasnya. (pur)