Sepenuhnya untuk Layani Masyarakat Rumah Jabatan Bupati dan Wabup Badung Di-”pelaspas”

42
istPELASPAS - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa sembahyang bersama pada karya pemelaspas di Rumah Jabatan Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung yang baru selesai dibangun, pada Tilem sasih Kapitu, Selasa (16/1) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung yang baru selesai dibangun, pada Tilem Sasih Kapitu, Selasa (16/1) kemarin diupacarai dengan upacara melaspas, caru Rsi Gana, ngeruak, nyakap karang, nyapuh dan mendem pedagingan.

Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Buruan Gria Pesraman Darmasaba dan Ida Jro Gede Senguhu Tumburu Wasa Jroan Lambing Sibangkaja.

Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama istri, Wabup Badung I Ketut Suiasa bersama istri, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta istri dan sejumlah anggota DPRD Badung, Sekkab Badung I Wayan Adi Arnawa, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung, para camat, lurah/perbekel dan tokoh organisasi kemasyarakatan. Upacara melaspas dan mendem pedagingan bertujuan untuk menyucikan bangunan serta sarana pendukung dari rumah jabatan yang berlokasi di sebelah barat areal Puspem Badung tersebut agar bisa ditempati.

Bupati Giri Prasta mengatakan, rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Badung ini bukan menjadi tempat sepenuhnya bagi Bupati dan Wakil Bupati. Namun tempat ini adalah milik masyarakat Badung, Bali bahkan Indonesia. “Tempat ini adalah milik masyarakat, masyarakat boleh menggunakan dan siapa pun nanti menjadi Bupati dan Wakil Bupati Badung akan menempati rumah jabatan ini,” terangnya. Dikatakan, rumah jabatan terdiri atas private room untuk kapasitas 5 orang, lobi yang di atasnya terdapat middle room kapasitas sampai 50 orang dan public area room kapasitas sampai 100 orang. “Ini sepenuhnya adalah untuk melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Bupati.

Selain itu Bupati Giri Prasta menjelaskan, pembangunan rumah jabatan memakai konsep Hindu yaitu Tri Mandala, di antaranya utamaning mandala dengan adanya pelinggih, madyaning mandala dan soring mandala. Pembangunan ini juga menggunakan konsep Kerajaan Majapahit. Rumah jabatan sebagai pengendalinya dan kantor perangkat daerah sebagai pepatih untuk mengurus bumi/masyarakat Badung dan di hulunya sudah terdapat Pura Lingga Bhuwana. Bupati juga menambahkan, kawasan Puspem Badung telah dilengkapi Badung Command Center sebagai pengendali jaringan wifi di Badung. Bupati menginginkan Badung Command Center

yang terdiri atas tiga lantai yaitu lantai I Gedung Kominfo, lantai II Badung Command Center dan lantai III data dapat menjadi pusat wifi dan IT di Kabupaten Badung bahkan di Bali. “Infrastruktur pendukung wifi sudah terpasang dan diharapkan pertengahan atau akhir 2018, dari ujung utara hingga ujung salatan Badung wifi gratis. Dengan tempat yang terintegrasi ini, kita akan mampu melayani masyarakat secara baik dan cepat di Puspem Badung. Ke depan kami ingin kawasan ini secara utuh untuk kepentingan masyarakat dengan mall pelayanan terpadu,” tambahnya.  (ad 0.064)