Denpasar (Bisnis Bali) – Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Denpasar menjadi pilihan mengelilingi program Heritage City Tour yang terus digalakkan Pemkot Denpasar.

Dari penyiapan dokar gratis sebagai alat transportrasi tradisional Denpasar menjadi program Pemkot Denpasar memanjakan para turis yang sedang berkunjung. Mengelilingi objek City Tour Denpasar yang dikenal dengan objek pura, puri dan pasar. Tidak saja mengelilingi kawasan Heritage City Tour tersebut para wisman juga disuguhkan berbagai keterampilan seperti menari, menabuh hingga mejejahitan. Seperti para wisman yang mengikuti kegiatan Heritage City Tour dengan membuat canang dan ngulat tipat, baru-baru ini di Puri Jero Kuta dan di kawasan Banjar Belaluan sebagai kawasan City Tour Denpasar.

Kadek Jango Pramartha, seniman kartun Denpasar yang juga berasal dari Banjar Belaluan Sadmertha serta selaku koordinator kegiatan kunjungan wisman mengatakan, program ini telah berjalan berkesinambungan dalam program City Tour Denpasar. Program ini diikuti 18 orang siswa dari University of Western Australia (UWA) mengikuti program ‘’Bali Studio Visa 2270” program mengenal Bali yang dimulai dari tanggal 8-18 Januari 2018.  Tak hanya mengikuti rute tersebut, aktivitas Banjar Belaluan Sadmerta yang berada di jalur City Tour juga dapat dinikmati wisman. Seperti kegiatan kali ini diisi dengan mejejahitan, ngulat tipat, hingga membuat penjor. Jango juga mengatakan sebelumnya kegiatan wisman yang datang berkesempatan mengikuti program pelatihan dan pengenalan aktivitas kegiatan di Banjar Sadmerta mulai dari melukis, menari, menabuh hingga kegiatan melayangan yang melibatkan sekeha teruna banjar setempat. Hal yang sama juga dilakukan di Puri Jero Kuta Denpasar, dengan kegiatan wisman melihat arsitektur puri hingga mejejahitan bersama.

Kegiatan juga diawali dengan Melukat di Padanggalak dilanjutkan dengan kartun presentation, belajar mejejahitan di Puri Jero Kuta dan persembahyangan bersama di Pura Maospahit. “Keterlibatan Wisman Australia itu, ingin mengetahui lebih dekat objek City Tour Denpasar dan kegiatan di beberapa kawasan. Wisatawan dapat melihat dan mempelajari arsitektur bangunan kawasan tersebut dan  adanya aktivitas masyarakat di dalamnya,” katanya, sembari menambahkan acara student tour seperti ini sangat baik di tengah kondisi Gunung Agung dan travel warning dari berbagai negara yang masih berlaku. (sta)