Wabup Suiasa Menerima Al-sharif Energy Company

351
istASEC - Wakil Bupati Badung Suiasa menerima rombongan dari Al Sharif Energy Company (ASEC) yang dipimpin He Al-Sharif Faiz di ruang Wakil Bupati Badung, Kamis (11/1) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Sampah merupakan masalah yang sangat pelik bukan hanya di Kabupaten Badung, melainkan juga di Bali bahkan di dunia. Untuk itu perlu suatu teknologi yang dapat untuk mengolah sampah yang bersifat ramah lingkungan.

Hal ini terungkap saat Wakil Bupati Badung Suiasa menerima rombongan dari Al Sharif Energy Company yang dipimpin He Al-Sharif Faiz di ruang Wakil Bupati Badung, Kamis (11/1) kemarin. Turut hadir dalam kesempatan tersebut President The Soekarno Center Bali  dan selaku senator RI asal Bali Shri I Gst. Ngurah Arya Wedakarna, Miss Gosde Dizdar dari Turki. Sementara dari pemerintahan Badung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Putu Eka Martawan dan Kabag Sumber Daya Alam I Gst. Agung Gunawan.

Wakil Bupati Badung Badung Suiasa mengatakan, sampah merupakan  momok yang menakutkan bagi wisatawan di Kabupaten Badung mengingat Badung merupakan daerah destinasi pariwisata nasional maupun mancanegara. Sampah bagi Pemerintah Kabupaten Badung dan Provinsi Bali tentu menjadi malapetaka bagi kunjungan wisatawan yang juga berdampak terhadap lingkungan di Kabupaten Badung. Fenomena alam angin barat juga menjadi sebuah mimpi dan kenyataan yang berakibat buruk bagi kebersihan dan berdampak langsung kepada pantai di Kabupaten Badung yang membentang sepanjang Pantai Suluban Kecamatan Kuta Selatan  hingga pantai Brawa Kecamatan Mengwi. Fenomena alam ini selalu terjadi dari Desember sampai April setiap tahunnya. “Sampah kiriman bisa mencapai 100 ton per hari. Hampir setiap hari kami mengirimkan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) sekitar 1.000-an ton,” jelas Suiasa.

Dengan teknologi yang dimiliki kehadiran  Al-Sharif Energy Company yaitu perusahaan yang bergerak di bidang energi yang berasal dari Arab Saudi dan peduli terhadap persoalan sampah yang ada di Bali dan Badung khususnya, diharapkan dapat memecah kehadiran sampah di Badung. Al-Sharif Energy Company ini telah berpengalaman dalam menangani sampah dan mengubah sampah menjadi energi tentu dengan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. “Untuk itu kami Pemerintah Kabupaten Badung sangat antusias dengan penanganan sampah di Badung. Untuk mengetahui lebih jelas apa dan bagaimana teknologi pengolahan sampah yang akan dikembangkan oleh Al-Sharif Energy Company akan diagendakan simulasi pengolahan sampah oleh perusahaan tersebut,” Imbuh Suiasa. (ad 0.053)