Mangupura (Bisnis Bali) – Upaya Badan Pendapatan Daerah dan Pasedahan Agung untuk meningkatkan keamanan agar tidak terjadi kebocoran pajak, mendapat respons positif dari pimpinan DPRD Badung. Bahkan, Dewan merestui memberikan stimulus untuk pemasangan cash register sebesar Rp 10 miliar.

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Minggu (7/1) mengatakan, pihaknya di DPRD Badung mendukung kegiatan Bapenda. Selain itu pihaknya mendorong serta menggenjot agar pendapatan daerah bisa ditingkatkan yang salah satunya adalah dengan pemasangan cash register di hotel dan restoran, dan tempat hiburan. “Anggaran untuk itu, sudah kami pasang sebesar 10 miliar lebih. Namun, program ini juga harus bisa dikerjasamakan dengan bank-bank nasional. Selain itu pelaporan hasil pencatatan pajak tersebut bisa di-update setiap minggu untuk pencegahan loss penerimaan pajak,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi pihak Bapenda atas kinerjanya melakukan pengejaran piutang pajak dengan pemberian surat paksa ke wajib pajak yang sering melakukan tunggakan. “Kami harapkan program itu terus dilanjutkan lagi dan tidak berhenti sampai kepada wajib pajak yang berutang belasan tahun saja, tapi wajib pajak yang menunggak dalam setahun juga harus dikejar. Mengingat target pemerintah dalam tahun 2018 ini sangat besar yakni sekitar 6,5 triliun untuk pendapatan daerah dari 7,2 triliun APBD 2018 Kabupaten Badung,” katanya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Bapenda Badung, Made Sutama mengatakan, pihaknya berterima kasih atas semua masukan lembaga Dewan. “Apalagi dengan telah menyetujui pemberian stimulus untuk pemasangan cash register. Kami siap melaksanakan apa yang telah diarahkan oleh pihak Dewan meski melihat kondisi pariwisata saat ini yang masih tak menentu,” katanya.

Untuk tahun 2018, lanjut Sutama, pihak Bapenda Badung memasang alat cash register sebanyak 500 alat. “Alat itu dipasang untuk mengurangi loss pendapatan pajak. Nanti kami akan pasang di restoran dan tempat hiburan yang ada di Kabupaten Badung,” katanya. (ad 0034)