Panen Perdana Varietas M400 di Subak Dauh Uma Desa Batubulan Kangin

33
Panen perdana varietas M400 ini, telah dilakukan oleh petani di Subak Dangin Umah, Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Sabtu (6/1) lalu.

Gianyar (Bisnis Bali) – Bibit unggul varietas M400 yang yang merupakan riset dari Tim Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pertanian RI, kini mulai dikembangkan di Kabupaten Gianyar.

Panen perdana varietas M400 ini, telah dilakukan oleh petani di Subak Dangin Umah, Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati, Sabtu (6/1) lalu.

Menurut PPL Desa Batubulan Kangin, Ni Kadek Sintya Dewi, penanaman varietas M400 ditanam di luas lahan 1 hektar dengan petani pelaksana, I Wayan Lilir dan I Nyoman Reda.

Menurut Sintya Dewi, di kawasan ini mayoritas petani masih menanam padi varietas non-organik. Hal ini  dikarenakan adanya anggapan kalau menanam padi organik kapasitas panennya jauh lebih sedikit. Namun sejak Ketua HKTI, Jenderal TNI Purn Moeldoko memperkenalkan varietas M400 dan hasilnya cukup menggembirakan, masyarakat di sekitar areal Demplot Subak Dangin Umah ini sekarang mulai tertarik menanam untuk musim tanam yang akan datang.

Sintya Dewi juga menambahkan, penanaman perdana varietas M400 atas inisiasi Ida Bagus Bayu, yang memberikan modal demplot pada petani.
Nama M400 sendiri menurut Sintya Dewi merupakan singkatan dari Moeldoko 400 yang berarti memiliki 400 bulir padi per malay (tangkai),  di atas rata-rata varietas padi lainnya yang rata-rata 200-250 bulir per malaynya. (kup)