AAN Puspayoga ; Agar Naik Kelas, Kementerian Koperasi “Kerek” UMKM

27
Meninjau pelaku usaha, ‎Menteri Koperasi dan UKM RI, AAN Puspayoga yang didampingi Wali Kota Denpasar, IB Rai D Mantra mengunjungi peserta Denfest 2017 baru-baru ini (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Sampai saat ini jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia sebanyak 56,69 juta unit usaha. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM RI ini harus terus didorong, sehingga mampu menumbuhkan ekonomi.

Selain itu berkembangnya usaha akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, serta mampu mendorong pengurangan pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Untuk mendorong agar UMKM naik kelas, pemerintah mengembangkan program kewirausahaan nasional.

Di antaranya pemasyarakatan kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan, magang kewirausahaan, bantuan wirausaha pemula dan pendampingan kewirausahaan. Hal ini dikatakan Menteri Koperasi dan UKM RI, AAN Puspayoga belum lama ini di Denpasar.

Menurut Puspayoga pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong perkembangan pelaku usaha. Sampai saat ini data yang ada jumlah UMKM di Indonesia sebanyak 56,69 juta usaha. Terdiri dari usaha mikro 58,9 juta, usaha kecil jumlahnya 716,8 ribu, usaha menengah sebanyak 65,5 ribu serta pelaku usaha besar berjumlah 503 ribu usaha.

”Pemerintah berkomitmen terus mendorong pelaku usaha. Bukan hanya itu, juga mencetak pelaku usaha pemula agar semakin banyak. Kemudian juga diberikan pelatihan dan dibantu bagi pemula untuk mampu berkembang. Karena ekonomi negara kuat apabila jumlah wirausaha melebihi 2 persen dari jumlah penduduk. Maka itu pemerintah terus mendorong perkembangan UMKM,” tegasnya. (sta)