Triwulan I  Kegiatan Dunia Usaha Bali Diproyeksi Tumbuh Positif

71
Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana

Denpasar (Bisnis Bali) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali memproyeksikan pertumbuhan kegiatan usaha pada triwulan I 2018 membaik dan tumbuh positif terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) 23,18 persen.

“Namun, terbatasnya kegiatan usaha masih disebabkan oleh adanya kontraksi kegiatan usaha pada sub-sektor penggalian dan sub-sektor perdagangan sebagai akibat erupsi Gunung Agung,” kata Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana di Sanur, Jumat (5/1) kemarin.

Ia mengatakan, pertumbuhan kegiatan usaha di Bali pada triwulan I 2018 lebih baik dari 2017. Itu terlihat dari survei kegiatan dunia usaha (SKDU) Bali mengindikasikan turunnya kegiatan usaha (perkembangan perekonomian dari sisi supply) pada triwulan IV-2017. Hal ini tercermin dari SBT kegiatan usaha yang kontraksi  -32,37 persen, lebih rendah jika dibandingkan triwulan III-2017 yang positif 24,59 persen.

“Turunnya kegiatan usaha terindikasi terjadi hampir pada seluruh sektor ekonomi, dengan penurunan terbesar pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan (SBT -12,82 persen) serta perdagangan, hotel dan restoran (SBT -8,75 persen),” ujarnya. (dik)