DPRD Bali Koordinasi Pengamanan Pilkada Serempak

13
Rombongan DPRD Bali yang diketuai Alit Putra, saat Koordinasi Pengamanan Pilkada Serempak di Gianyar.

Gianyar (Bisnis Bali) – Memastikan pelaksanaan Pilkada serempak yang aman dan kondusif, DPRD Bali bisa menggelar koordinasi dengan Kesbangpol. Koordinasi di Kabupaten Gianyar, rombongan DPRD Bali dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bali, Alit putra didampingi I Wayan Tagel Arjana, Kamis (4/1), di kantor Bakesbangpol Kabupaten Gianyar.

Rombongan diterima oleh Kaban, I Dewa Gede Alit Mudiarta, beserta jajarannya. Turut hadir Ketua KPUD Gianyar, AA.Gde Putra, Ketua MMDP AA. Alit Asmara, Kabag ops Polres Gianyar, Gusti Nyoman Sueca, Kodim 1616/GR Gianyar,  I Nengah Merta.

Ketua rombongan, Alit Putra menyampaikan tahapan Pilkada yaitu pada 7 Januari akan dilaksanakan pendaftaran bakal calon, baik di Gianyar maupun di Provinsi Bali. Untuk sementara diprediksi hanya 2 paslon saja, sehingga diharapkan Pilkada berjalan aman dan damai. Masing-masing paslon dan pendukung diharapkan mampu menjaga kondisi Bali yang kondusif.

Wayan Tagel Arjana menyampaikan, tujuan kedatangan rombongan adalah untuk mengetahui kondisi dan situasi persiapan pengamanan pilkada serentak. “Kami perlu mengetahui bagaimana sosialisasi di masyarakat, dan perlu memberikan pemahaman bagi masyarakat agar pelaksanaan Pilkada nanti lebih kondusif. Selain itu sudah sejauh mana persiapan pengamanan Pilkada,” ucapnya.

Kaban, I Dewa Gede Alit Mudiarta, menyampaikan, pihaknya sudah membentuk tim penanganan konflik terpadu kabupaten Gianyar dalam rangka persiapan menghadapi pilkada serentak 2018.  “Kami selalu mengundang tim penanganan konflik untuk berkoordinasi. Selain itu, kami selalu melakukan sosialisasi pilkada melalui MMDP, bendesa dengan menghadirkan Kodim dan Polres. Untuk insiden di Gianyar kemarin sudah membuat kesepakatan bagi kedua belah pihak,” terangnya.

Ketua KPUD Gianyar, AA.Gde Putra menyampaikan, persiapan awal sebelum tahapan dimulai telah dilaksanakan sosialisasi difasilitasi Kesbangpol di kecamatan dan kelurahan,  dengan peserta parpol, desa pekraman, desa dinas, MMDP. Terkait anggaran pihaknya menyatakan tidak ada persoalan karena komunikasi baik dengan DPRD,  pihak keamanan,  Kesbang dan sebagainya.

 “Tingkat pencapaian kehadiran pilkada mencapai 80-84 persen. Persoalannya terkait e-KTP,  masih ada 20 ribuan masyarakat yang belum terekam, kami sudah koordinasi dengan Dukcapil. Menjelang pencoblosan kami akan lakukan pertemuan di samuhan tiga untuk segenap komponen penyelenggara Pilkada,” tuturnya.

Kabag ops Polres Gianyar, Gusti Nyoman Sueca mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah  – langkah pengamanan dengan siapkan 1.300 personil di 7 polsek di Gianyar. Hal -hal menonjol yang perlu diperhatikan adanya konflik adat kelompok pemuda terus diantisipasi karena merupakan daerah tujuan wisata.

 “Kami beberapa kali sudah mengundang para Kapolsek untuk mematangkan persiapan. Kami sudah melaksanakan Pra pelatihan operasi manuk praja selama 3 hari peserta beberapa penyelenggara pemilu dimulai hari ini,” tandasnya.

Besok gelar pasukan di seluruh Indonesia secara serentak untuk pengamanan Pilkada. Simakrama ke tokoh adat politik tokoh masyarakat juga telah dilaksanakan. Setiap hari dilaksanakan 2 kali razia di setiap polsek, razia penduduk pendatang, personil standby 50 personil di tiap polsek.

Sementara dari MMDP menyampaikan di Gianyar ada 273 desa pakraman tersebar di 7 kecamatan. ” Kami sudah melakukan koordinasi bagaimana Gianyar sebagai destinasi wisata dunia sehingga harus menjaga keamanan dan ketertiban.  Ada beberapa persoalan menyangkut Pilkada karena paslon akan turun ke bawah,  Kami sudah melakukan antisipasi untuk hal tersebut termasuk kemungkinan erupsi Gunung Agung,” tandasnya. (ad 0024)