Warga Berkebutuhan Khusus Antusias Membuat Kain Tenun

90
Penenun berkebutuhan khusus di Desa Bengkala.  (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) – Dewasa ini kain tenun sudah banyak diproduksi di Bali. Salah satunya, di di Kabupaten Buleleng yang tersebar di beberapa Kecamatan. Biasanya kain tenun ini cenderung diproduksi oleh masyarakat atau home industry. Setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri baik motif dan corak sesuai dengan kultur budaya serta keahlian masyarakat di daerah itu sendiri. Seperti halnya di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan Buleleng.

Tidak hanya khas dari segi motif, namun penenunnya juga merupakan warga yang berkebutuhan khusus (kolok-red) yang tergabung dalam Komunitas Ekonomi Masyarakat (KEM) Desa Bengkala. Di tengah keterbatasannya mendengar dan berkomunikasi, akan tetapi antusiasnya untuk membuat kain endek cukup tinggi, apalagi permintaan tenun endek cenderung meningkat setiap tahunnya, menjadi motivasi untuk perajin tenun dari Desa Bengkala.

Made Sami, salah satu warga yang tergabung dalam KEM di Bidang Kuliner Tradisional menjelaskan, dengan menenun ekonomi masyarakat yang berkebutuhan khusus mampu terangkat mengingat harga kain tenun endek cukup tinggi di pasaran. Ia mengatakan, motif yang ditawarkan pun beragam, sesuai kemampuan warga yang berkebutuhan khusus ini memahami motif yang diberikan saat mengikuti pelatihan. (ira)