*Pimpin Rapat MO Pura Besakih  Wagub Sudikerta Instruksikan Operasional Pura Besakih kembali Dibuka

68

WAKIL Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Anak Agung Gede Geriya dan Asisten Pemerintah dan Kesra, I Dewa Putu Eka Wijaya Wardhana, memimpin rapat internal Manajemen Operasional (MO) Pura Besakih, terkait keberlanjutan pelaksanaan operasional Pura Besakih, bertampat di Ruang Rapat Wagub Sudikerta, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (27/12).

Dalam kesempatan itu, Wagub Sudikerta menyampaikan bahwa semenjak adanya penetapan kawasan Besakih sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung yang sempat erupsi dan ditetapkan pada status level IV (awas) maka, sejak 25 November 2017 Wagub Sudikerta yang juga sebagai Kepala Badan Pengelola MO Pura Besakih memutuskan untuk menutup operasional Pura Besakih dari kegiatan wisata maupun persembahayangan secara umum untuk menjaga keamanan masyarakat. Namun, melihat perkembangan status Gunung Agung dan berdasarkan persetujuan Presiden Joko Widodo, mencabut status tanggap darurat bencana erupsi Gunung Agung yang diambil dalam rapat kabinet terbatas yang dipimpin Jokowi di Wisma Werdapura Sanur, Denpasar, Jumat (22/12) lalu, maka Wagub Sudikerta dalam rapat MO tersebut menginstruksikan untuk membuka kembali operasional kegiatan Pura Besakih.

“Namun, saya minta walaupun kegiatan operasional sudah dibuka saya tetap meminta para petugas MO maupun masyarakat secara umum yang ada di kawasan Pura tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak yang berwenang,” pungkasnya. (pur)