Denpasar (Bisnis Bali) Pebisnis pakaian pantai di Sanur mengharapkan berkah pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini. Pasalnya, wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan mancanegara (wisman) yang liburan ke Bali tergolong sepi belakangan ini, akibat erupsi Gunung Agung.

Menurut Ni Putu Ratna, salah seorang pebisnis pakaian pantai di kawasan Sanur, Kamis (21/12), belakangan ini wisdom dan wisman yang berkunjung ke Sanur tergolong sepi, sehingga pihaknya mengharapkan pada momen Nataru ini pengunjungnya meningkat. ‘’Biasanya, menjelang Nataru konsumen kami ramai,’’ ungkapnya.

Katanya, selain melihat panorama pantai Sanur, para wisdom dan wisman yang umumnya mengajak keluarga atau rombongannya melakukan refresing sembari berwisata belanja pada momen Nataru tahun-tahun sebelumnya. Disinggung mengenai harga pakaian pantai, seperti T-shirt dan celana pantai, kata dia, bervariasi, tergantung warna dan ukurannya, yakni harganya mulai Rp 35.000 hingga Rp 87.500 per pcs.  ‘’Semua jenis T-shirt ini menggunakan berbagai motif mulai dari motif tulisan Bali, pemandangan, barong, bunga dan lainnya. Kebanyakan masyarakat lokal, wisdom maupun asing menyukai model gambar yang memiliki ciri khas Bali,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Jero Padmi, salah seorang penjual pakaian pantai lainnya. ‘’Bercermin pada momen Nataru tahun-tahun sebelumnya, konsumen kami cukup ramai, sehingga kami mengharapkan berkah pada momen Nataru ini,’’ ujarnya.

Lanjutnya, celana pantai biasanya mendominasi penjualannya, karena harganya cukup terjangkau, yakni mulai Rp 45.000 per pcs. Selain celana pantai, kata dia, T-shirt juga biasanya banyak peminatnya, dalam sehari pihaknya mampu menjual puluhan pcs T-shirt dari berbagai warna dan ukuran. (aya)