BKS-LPD Bali Salurkan Bansos ke Pengungsi di Gor Suecapura

90
Beberapa jenis kebutuhan pokok yang disalurkan oleh BKS-LPD bersama LP-LPD dan perwakilan LPD se-Bali di Gor Suecapura, Kabupaten Klungkung. (wid)

Semarapura (Bisnis Bali)- Bantuan sosial (Bansos) yang dikumpulkan LPD seluruh Bali, disalurkan oleh BKS-LPD bersama LP-LPD Provinsi Bali beserta perwakilan LPD dari masing-masing kabupaten ke pengungsian di Gor Suecapura, Kabupaten Klungkung, Selasa (19/12) lalu. Penyaluran Bansos yang merupakan tahap kedua ini akan berlanjut ke 10 titik pengungsi di daerah lainnya.

Didampingi Ketua LP-LPD Provinsi Bali, I Nyoman Arnaya, S.E., Ketua BKS-LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H.,M.Si., mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan untuk menunjang kebutuhan masyarakat di pengungsian, yang kali ini dikoordinatori oleh BKS-LPD Klungkung. “Tahap selanjutnya, bantuan juga akan diserahkan kepada pengungsi di daerah lain, yang kami canangkan ada 10 pos yang akan kita kunjungi kedepannya,” ungkap Cendikiawan.

Adapun total dana bantuan sosial yang dikumpulkan oleh LPD se-Bali mencapai Rp 412 juta, dan hingga saat ini jumlah yang disalurkan baru sekitar Rp 100 juta. Dia mengatakan, pengumpulan dana bantuan sosial dari LPD ini akan terus berlanjut, mengingat terus bertambahnya dana bantuan yang disetorkan dari BKS-LPD Kabupaten.

Atas kerja sama dan kepedulian LPD terhadap masyarakat yang terkena bencana ini, Cendikiawan mengucapkan terima kasih dan berharap bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di pengungsian. “Ini adalah bantuan kecil yang mampu kita berikan, sebagai bentuk wujud peduli sosial kepada rekan-rekan kita yang terkena bencana. Mudah-mudahan LPD makin memiliki tempat di hati masyarakat adat di Bali,” harapnya.

Sementara itu, BKS-LPD Kabupaten Karangasem, Drs. I Made Mastiawan, mewakili masyarakat Karangasem, mengucapkan terima kasih banyak kepada LPD seluruh Bali, termasuk LP-LPD yang selama ini telah memperjuangkan aspirasi teman-teman LPD di Karangasem dalam bentuk dana sosial maupun bantuan likuiditas. “Ini merupakan tahap kedua, yang sebelumnya masing-masing kecamatan di Bali juga telah menyerahkan langsung bantuan ke pos-pos pengungsi,” katanya. (wid)