Gelar Acara Ramah-tamah, LPD Buleleng tidak Lupakan ’’Kawitan’’ 

41
Acara ramah- tamah tahun 2017 Bank BPD Bali Cabang Singaraja dan Seririt dengan BKS- LPD Kab. Buleleng di Warung Sari Mina Jalan Ngurah Rai Singaraja. 

Singaraja (Bisnis Bali) –  Bank BPD Bali Cabang Singaraja dan Cabang Seririt bersama dengan BKS-LPD serta LP-LPD Kabupaten Buleleng mengadakan acara ramah – tamah tutup tahun 2017 di Warung Sari Mina Jalan Ngurah Rai Singaraja, Kamis 14 Desember 2017. Kegiatan yang sudah diawali dengan koordinasi ini dihadiri oleh seluruh Kepala LPD se-Kabupaten Buleleng, Kepala BKS- LPD Kabupaten Buleleng Made Nyiri Yasa, S.Sos., M.MA., Koordinator LP-LPD Drs. Nyoman Indrayasa, Kepala Bank BPD Bali Cabang Singaraja Made Lestara Widiatmika, S.E., serta Kepala Bank BPD Cabang Seririt yang kali ini diwakili oleh  Kasi DJA. Dalam kesempatan itu turut hadir mantan Kepala LP-LPD Kabupaten Buleleng I Gede Seniara, S.E.

Momen acara ramah- tamah yang digelar dipengujung tahun 2017 selain untuk mempererat tali silaturahmi antara LPD dan Bank BPD juga menyatukan gerak dan langkah untuk kemajuan LPD ke depannya. Selain itu kepada anggota dan pengurus BKS-LPD Kabupaten Buleleng kegiatan tersebut juga membahas terkait dana bantuan pasca erupsi Gunung Agung, dimana dana tersebut bersumber dari dana sosial dan dana penyangga likuiditas.

Made Nyiri Yasa, S.Sos.,M.MA ketika di wawancarai Bisnis Bali mengatakan dana bantuan yang sudah terkumpul berdasarkan kesepakatan rapat BKS-LPD Kabupaten Buleleng beberapa waktu lalu akan disetorkan kepada warga masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Agung melalui BKS- LPD Provinsi Bali. Adapun rincian dana tersebut meliputi dana sosial Rp 50.550.000 dari 506 orang kemudian dana penyangga likuiditas Rp 217.000.000 dari 81 LPD di Kabupaten Buleleng.

Ia menjelaskan, dalam rapat BKS-LPD Kabupaten Buleleng bahwasannya menentukan dimana LPD yang asetnya kurang dari Rp 1Miliar tidak dikenakan atau tidak dipungut dana penyangga likuiditas sementara untuk dana sosial bisa diserahkan secara sukarela. Sementara itu untuk LPD yang asetnya mulai dari Rp 1 miliar harus mengikuti tabel yang diberikan BKS- LPD Provinsi Bali. “Dan itu sudah kami lakukan pemungutan dan sudah terkumpul sejumlah itu,”ungkapnya.

Rencana dana bantuan untuk warga masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Agung itu akan diserahkan dengan cara mentransfer ke rekening LPD Sukahet di Karangasem dimana sebagai rekening penampungan dana sosial dan dana peyangga likuiditas yang di pertanggungjawabkan dan dijamin oleh BKS-LPD Provinsi Bali. “Kita sudah dua kali rapat, dana sudah terkumpul di BPD Cabang Singaraja akan ditransfer ke LPD Sukahet di Karangasem , tentu dalam pemberian dana ini nantinya sudah dilakukan dengan baik oleh BKS-LPD Provinsi bersama LP-LPD,”jelasnya.

Sementara itu disinggung dampak yang dirasakan LPD pasca erupsi Gunung Agung, pihaknya menjelaskan dampak masih cukup dirasakan, dimana banyak nasabah yang dekat dengan zona KRB melakukan transaksi penarikan tabungan. Akan tetapi persoalan tersebut sudah dapat ditangani bersama dengan BKS- LPD Provinsi Bali dengan dibantu dana penyangga likuiditas untuk LPD yang kekurangan likuiditas.

Ia menerangkan saat ini sejumlah LPD yang terdampak sudah bisa kembali operasional normal, hal itu berdasarkan informasi dari Ketua BKS-LPD Kabupaten Karangasem Made Mastiawan bahwasannya sudah ada LPD yang mengembalikan dana penyangga likuiditas. “Itu artinya sudah mampu dengan cepat kita lakukan kebersamaan artinya untuk membantu teman- teman yang kena dampak untuk pengambilan likuiditas yang tinggi,”ucapnya. Berdasarkan catatan terdapat 26 LPD yang terdampak. Pihaknya menegaskan, jangan ragu terhadap dana penyangga likuiditas karena sudah di pertanggungjawabkan oleh BKS- LPD, LP-LPD Provinsi dan Kabupaten, dan apabila dana itu tidak kembali nantinya ada dana pemberdayaan yang akan menjamin.

Made Nyiri Yasa juga mengucapkan terima kasih untuk kerja sama dari seluruh komponen LPD hingga pengurus serta tim pembina atas kerja sama yang terjalin lancar mendukung kegiatan LPD. Bahkan dirinya memberikan apresiasi terhadap Bank BPD Bali khususnya Cabang Singaraja dan Seririt dimana kontribusi  BPD kepada LPD sebagai mitra kerja sangat dirasakan dan terjalin erat. Bahkan kecepatan pelayanan dan kerja sama yang baik sudah dilakukan oleh BPD Cabang Singaraja dan Seririt sejak tahun 2000. “Kontribusinya sangat luar biasa tentu saling menguntungkan pelayanannya sudah luar biasa, kami dari BKS, LP-LPD dan BPD selalu bekerja sama selalu satu langkah satu gerak,”tegasnya. (ira)