NPL Naik, BPR harus Ingatkan Debitur

66
BPR – Layanan transaksi di salah satu BPR yang ada di Bali.

Denpasar (Bisnis Bali)Angka rata-rata kredit bermasalah (NPL) bank perkreditan rakyat (BPR) di Bali sudah di atas 7 persen. Oleh karena itu, BPR harus mengingatkan debitur untuk memenuhi kewajiban angsuran kredit.

Direktur Utama BPR Dewangga Baliartha, IB. Agung Mahendra Putra, Rabu (13/12) mengatakan, akhir 2017 ekonomi agak menurun akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung yang berimbas pada turunnya sektor pariwisata. Dalam kondisi agak lesu, BPR memperhatikan usaha nasabah debitur.

Ia menjelaskan, dalam kondisi saat ini BPR wajib selalu mengingatkan debitur akan kewajibannya setiap bulan. Hal ini agar setoran angsuran kredit tidak terlambat dari tanggal jatuh tempo.

Dipaparkannya,  jika ada event bank, nasabah wajib diundang agar menumbuhkan kepercayaan nasabah terhadap bank. Nasabah wajib diberikan layanan yang cepat dan bersahabat.

Lebih lanjut dikatakannya, jika nasabah kredit ada masalah , berikan solusi yang tepat. Dengan demikian, debitur tersebut akan tetap setia dengan layanan BPR.

Ia menegaskan, walaupun dari segi bunga kredit BPR agak tinggi dibanding dengan bank umum, BPR masih bisa bersaing dari sisi layanan. (kup)