Bibit Matoa Didatangkan dari Luar Harganya pun Mahal

252

Denpasar (Bisnis Bali) – Banyak masyarakat mulai tertarik mencari bibit tanaman matoa. Namun harganya yang cukup tinggi, membuat  masyarakat sedikit berpikir untuk membelinya.

Harga bibit matoa memang tergolong tinggi yaitu mulai Rp 150 ribu tergantung besarnya, terang Ketut Kerti, pemilik stand Palasari Green di bilangan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar. “Sebenarnya banyak konsumen yang datang menanyakan tentang bibit matoa. Tetapi karena harganya terlalu tinggi bagi mereka, akhirnya mereka tak jadi membeli,” tukasnya.

Selama ini ia mengaku mendapatkan bibit dari luar Bali, karena matoa tergolong masih langka. Hal tersebut yang membuat harga bibit matoa relatif lebih mahal dari bibit buah sejenis.

Teknik yang bisa digunakan untuk membuat bibit matoa ada dua yaitu dengan menggunakan biji atau metode cangkok. “Kalau mau mencangkok maka  harus memiliki dulu batang yang akan dicangkok dari indukan yang unggul. Memilih indukan juga harus yang sudah pernah berbuah sedikitnya tiga kali, agar bibit matoa nantinya juga rajin berbuah,” terangnya.

Proses cangkok seperti biasa dan bila cangkokan sudah mengeluarkan akar, langkah selanjutnya adalah potong cangkokan tersebut tepat dibawah area akar. Kemudian pindahkan dulu ke dalam polybag sampai keluar akar banyak dan bibit tumbuh besar. Setelah perkembangan bibit bagus, bibit dapat segera dipindahkan ke lahan.

Kalau menggunakan tehnik generatif atau dari bijinya langsung, caranya dengan menyemai biji matoa yang  berasal dari buah matoa yang sudah tua. “Jadi kalau Anda membeli buah matoa, bijinya yang sudah tua dapat disemaikan,” tukasnya. (pur)