Denpasar (Bisnis Bali)-Menjelang tahun 2018, para pebisnis mulai meluncurkan produk terbaru mereka dan berharap bisa menjadi tren setter. Seperti halnya fashion, tren sandal juga terus berkembang. 2018 ini tren sandal akan bergeser ke sandal flat dengan warna soft.

Sebagai trend setter produk alas kaki di Bali, Ni Luh Gatawati, owner Kroya, di jalan Kroya Denpasar memaparkan, 2018 tren alas kaki beralih ke model flat dengan warna soft.  “Sebenarnya kalau alas kaki, trennya lebih monoton ketimbang  fashion. Tapi selalu ada perubahan meski tidak terlalu mencolok,” tuturnya.

Perubahan tren biasanya hanya pada penggunaan bahan baku pembuatan sandal. Sedangkan dari segi model tidak terlalu banyak perubahan. “Perubahan bahwa untuk 2018 ini terletak pada motif kulit ular yang sisiknya lebih besar, dibandingkan 2017 yang masih lebih kecil. Hal ini untuk membuat produk terlihat lebih baru, dari segi modelnya sih masih model slop dan jepit,” tukasnya.

Tren terbaru yaitu, slop rampel akan menjadi hit di 2018. “Sandal flat memang mulai diminati di 2017 ini, karena sangat nyaman digunakan. Kalangan muda sangat menggandrungi, model sandal yang satu ini,” tukasnya. Sedangkan dari segi warna, 2018 berbeda dari 2017 yang menggunakan warna kontras dan mencolok seperti merah, biru, kuning. “Kalau tren warnanya sebih soft dari tahun ini. Warna – warna kalem akan semakin diminati,” tandasnya. Meski slop rampel akan jadi hit, namun slop transparan dan  model jepit – jepit simpel masih tetap diminati.  (pur)