NPF Dimeriahkan Lomba Perahu Layar Mini

42
NPF Dimeriahkan Lomba Perahu Layar Mini

Semarapura (Bisnis Bali) – Kian menurunnya jumlah nelayan saat ini khususnya di Nusa Lembongan, dikarenakan sektor pariwisata di daerah itu sangat unggul, sehingga banyaknya masyarakat yang memilih berubah profesi. Guna melestraikan budaya nenek moyang yang dulu sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, dalam Nusa Penida Festival (NPF) juga digelar lomba perahu layar mini, Jumat (8/12).

Koordinator Bidang Lomba, I Wayan Sudarma, di sela-sela kegiatan perlombaan perahu layar mini yang digelar pada hari ketiga NPF ini, mengatakan saat ini jumlah nelayan di Nusa Lembongan sudah sangat sedikit yang hanya tersisa sekitar 30 persen. “Demi membangkitkan profesi nelayan tersebut, kami juga menggelar perlombaan ini, agar kita terus mengingat jika dulunya pekerjaan orangtua kita adalah sebagaian besar sebagai nelayan,” ungkapnya.

Kompetisi atau lomba perahu layar mini ini dijelaskannya diikuti oleh masyarakat yang tergabung dalam komunitas perahu layar mini. “Perahu layar yang dimiliki masyarakat merupakan miniatur perahu yang memang telah dibuat jauh hari sebelumnya. Jadi tidak dibuat hanya pada saat lomba saja,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Perahu Layar Mini, I Made Rudana mengatakan, kriteria penilaian pada lomba ini adalah kecepatan perahu layar menuju pesisir. “Dalam perlombaan ini perahu layar dilepas dari tengah, yang cepat sampai ke pesisir adalah yang memenangkan perlombaan ini,” ungkapnya.

Untuk mampu dengan cepat sampai ke pesisir, lebih lanjut

dijelaskannya, kreativitas dalam pembuatan perahu layar mini harus

dimiliki. Seperti halnya kemudi dan ukuran yang layar harus sesuai

dengan ukuran panjang sama lebar, sehingga laju perahu layar mini ini sesuai. “Ukuran harus mendetail, berat dan besar dari layar ini harus sesuai dengan bodi perahu. Kalau misalnya terlalu besar, pada saat angin kencang, perahu bisa terbalik,” katanya.

Adapun dia mengatakan, perahu layar mini ini dibuat dari batang pohon waru, selayaknya perahu besar yang biasa digunakan nelayan. Kesimbangan perahu dengan layar ataupun bagian samping (cadik-red) juga harus disesuaikan, seperti perahu besar pada umumnya. (ad826)