JUWET, buah hitam yang rasanya manis bercampur sedikit asam dan sepat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Juwet biasa diolah menjadi rujak, namun juwet juga bermanfaat bagi pengobatan herbal.

Buah Juwet menurut praktisi herbal, Nyoman Sridana sangat bermanfaat bagi kesehatan yaitu sebagai antioksidan, pencegah penyakit diabetes, menurunkan kolesterol, dan pencegah aterosklerosis. “Warna ungu pada buah juwet berasal dari pigmen warna yang disebut sebagai antosianin. Antosianin memiliki sifat sebagai antioksidan untuk menghambat proses oksidasi dan melindungi dari radikal bebas dan dapat mencegah  kerusakan sel-sel tubuh, komponen protein, lemak, gangguan pada sistem imun, dan penyakit-penyakit degeneratif,” paparnya.

Bagian buah juwet kaya akan kandungan antosianin yaitu sumber pewarna ungu alami yang sangat potensial digunakan dalam industri pembuatan makanan. Juwet mengandung vitamin C, vitamin A, riboflavin, kolin, asam folat, asam amino, natrium, kalium, kalsium, posfor, zat besi, seng, dan mangan sehingga secara empiris daging buah digunakan untuk pengobatan diabetes mellitus, batuk kronis, sesak napas (asma), batuk rejan, batuk pada TB paru disertai nyeri dada, nyeri lambung dan diare.

“Bagian daunnya jugs memiliki banyak kegunaan, antara lain sebagai antioksidan, anti virus, anti inflamasi (penghilang radang), dan berperan dalam menurunkan kadar gula dalam darah (anti diabetes), mengobati konstipasi, dan menghilangkan alergi serta mengatasi penyakit  infeksi darah,” tandasnya.

Biji buah juwet juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah sebesar 30%, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kecantikan kulit, obat sariawan dan kekuatan tulang, mencegah penyakit jantung/ koleterol jahat, mencegah hipertensi dan mencegah kanker, sehingga biji juwet kerap diolah menjadi kopi.  (pur)