Mangupura (Bisnis Bali) – DPRD Jembrana yang dipimpin oleh anggota Komisi A, I Komang Adiyasa, Kamis (7/12) kemarin melakukan kunjungan kerja ke DPRD Badung. Kunjungan diterima Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra didampingi anggota Ida Bagus Alit Arga Patra dan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Badung, Made Suraada di ruang rapat pimpinan.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra mengatakan, tujuan kunjungan DPRD Jembrana ingin mengetahui tentang perda layak anak di Badung. “Mereka ingin tahu kalau di Badung seperti apa karena saat ini mereka kan sedang membahas itu di Jembrana,” ungkapnya.

Pihaknya di hadapan DPRD Jembrana, kata Nadi Putra, juga menjelaskan program kesehatan di Kabupaten Badung. Pemkab Badung, katanya lagi, sudah memiliki program Kartu Badung Sehat (KBS) yang telah bersinergi dengan BPJS. KBS tersebut pun diperuntukkan kepada seluruh masyarakat yang memiliki KTP Badung. “KBS kan tidak memandang warga miskin dan kaya, yang penting memiliki KTP Badung. Mungkin akan dipakai sebagai acuan oleh Pemkab Jembrana. Nanti kan disesuaikan dengan kemampuan daerah,” jelasnya.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung, Made Suraada menambahkan, Badung sedang menggarap kabupaten layak anak yang merupakan program Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). “Bupati juga mengingibkan, bagaimana caranya agar mendapatkan penghargaan kabupaten layak anak. Selama ini kan kita belum pernah dapat itu,” katanya.

Guna mendukung program tersebut, di kawasan Puspem Badung telah dibuat taman bermain anak yang dilengkapi fasilitas perosotan, ayunan serta beberapa fasilitas yang membangun ketangkasan anak-anak diusia dini. “Semoga nanti bisa berlanjut ke kecamatan-kecamatan,” imbuhnya. (ad 2.206)