Masyarakat Adat Miliki Komitmen Besarkan LPD

42

Gianyar (Bisnis Bali)- Pemerintah melalui bank umum pemerintah seperti BNI, BRI, dan Bank Mandiri telah gencar menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) ke sektor mikro. Kepala LPD Ubud, Ida Bagus Temaja  mengatakan penyaluran KUR belum berpengaruh terhadap nasabah debitur Lembaga Perkreditan Desa (LPD).

‪Diungkapkannya, bank umum yang ditunjuk sebagai penyalur KUR memang menyasar usaha di sektor mikro. Kondisi ini bukan berarti melemahkan usaha LPD yang saat ini sangat eksis untuk membantu usaha masyarakat khususnya di lingkungan desa adat.

Ia menjelaskan, LPD sudah memiliki pangsa pasar jelas yaitu warga masyarakat di lingkungan desa adat. Selama ini upaya penyadaran yang dilakukan bendesa adat bersama jajaran pengurus LPD dinilai cukup efektif.

Dipaparkannya, melalui sosialisasi keberadaan LPD masyarakat adat makin meningkat rasa memiliki LPD sebagai bagian aset desa adat. Ini mengantarkan masyarakat desa menjadi nasabah penabung (kreditur) dan debitur yang sangat fanatik.

Ia mencontohkan, ketika bank umum gencar menyalurkan KUR  9 persen nasabah LPD Ubud belum ada pengaruh beralih ke KUR. Walaupun bunga kredit di LPD lebih besar dari bunga KUR, masyarakat adat yang bergerak di sektor usaha selaku debitur tetap memanfaatkan fasilitas kredit di LPD. (kup)