Diskop Tabanan Bubarkan Koperasi Bermasalah

10

Tabanan (Bisnis Bali) – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan kembali membubarkan koperasi bermasalah. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 16 koperasi. Ironisnya, pembubaran koperasi ini dipastikan tak hanya berhenti pada tahun ini saja, tahun mendatang Diskop malah sudah mengantongi sejumlah koperasi lainnya yang juga menyusul akan dibubarkan.

“Tahun ini kami berencana akan membubarkan 16 koperasi yang ada di Kabupaten Tabanan. Terkait itu, saat ini kami sudah dalam tahap proses pengumuman di kecamatan dan desa di mana koperasi bersangkutan berada,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan, AA Gede Dalem Trisna Ngurah, S.Sos., Kamis (7/12).

Ia mengatakan, 16 koperasi yang dibubarkan Diskop Tabanan dengan keputusan No: 518/1124/ per 29 November 2017 lalu tersebut meliputi Koperasi Boga Sari, Koperasi Tujung Mas, Koperasi Satya Kawan, Koperasi Yunita Merta, Koperasi Dhadi Mulya, Koperasi Merpati Putih, KPN Pekerjaan Umum, Koperasi Sarana Bumi Mandiri, Koperasi Megarata, Kopmas Mitra Tabanan, Kopkar NBR, Koperasi Amerta Jati, Koperasi Bakat Sejahtera, KSU Tri Guna, Koperasi Ajeg Bali, dan Kopkar Pacung Asri.

Ia menambahkan, adanya pengumuman tersebut, terkait keberatan atas rencana pembubaran koperasi bersangkutan, baik oleh pengawas, pengurus ataupun anggota serta pihak lainnya dapat diajukan kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan dalam kurun waktu selambat-lambatnya dua bulan sejak tanggal dikeluarkannya pengumuman, disertai dengan data dan bukti yang akurat.

“Apabila tidak ada tanggapan selama dua bulan tersebut, maka proses pembubaran koperasi ini akan dilanjutkan ke pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan SK pembubaran,” ujarnya. (man)