Badung Terima Penghargaan Dana RakÇa dari Presiden RI

17
istDANA RAKCA - Wabup Suiasa terima penghargaan Dana RakÇa 2017 dari Presiden RI Ir. Haji Joko Widodo di Istana Bogor, Rabu (6/12).

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung menerima penghargaan Dana RakÇa 2017 yang merupakan penghargaan Presiden Republik Indonesia untuk daerah bekerja baik dalam mengelola keuangan daerah, pelayanan dasar publik, kesejahteraan masyarakat dan pelayanan pemerintahan umum. Penghargaan ini diserahkan langsung Presiden RI Ir. H. Joko Widodo kepada Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di Istana Bogor, Rabu (6/12) lalu. Turut hadir Wakil Presiden RI Haji Jusuf Kalla beserta Kabinet Kerja terkait dan para gubernur seluruh Indonesia.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan, dengan diraihnya penghargaan Dana RakÇa sebagai penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia untuk daerah yang berkinerja baik dalam hal mengelola keuangan daerah, pelayanan dasar publik, kesejahteraan masyarakat dan pelayanan pemerintahan umum, tentunya sebagai motivasi, memantik dan pemicu buat kita bersama khususnya Kabupaten Badung untuk secara terus-menerus berkomitmen dan mewujudnyatakan bahwa prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan bertanggung jawab selalu dilakukan, dan dalam pengelolaannya juga prinsip efisiensi, efektivitas, produktif dan berorientasi kepada kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu sebesar-besarnya pengelolaan anggaran tersebut digunakan untuk peningkatan dan percepatan kesejahteraan masyarakat di samping didukung dengan pelayanan publik yang prima serta pelayanan umum makin baik. Dengan begitu, dengan melakukan hal itu dan juga dengan diberikan penghargaan ini akan menjadikan Kabupaten Badung makin cepat berkembang dan dapat mewujudkan masyarakatnya yang maju, berbahagia dan mampu berdaya saing di masa depan.

Dengan demikian, tentunya dalam penganggaran-penganggaran berikutnya Kabupaten Badung akan selalu menekankan pada postur penganggaran daerah yang sebesar-besarnya untuk belanja publik sebagaimana yang telah dilakukan tahun 2017 ini dan pada APBD tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Badung telah mengalokasikan anggaran untuk belanja publiknya 75 persen lebih dan hanya 24 persen lebih untuk belanja rutin. Dari postur APBD tahun 2018 ini menunjukan, suatu progres dalam pengelolaan/manajemen anggaran yang keberpihakan anggaran tersebut juga telah berprogres makin baik dan makin tumbuh berkembang dari sisi komulatif anggaran serta alokasi anggaran yang ditujukan dan bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Suiasa mengharapkan, mudah-mudahan penghargaan Dana RakÇa 2017 ini dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya, sehingga Pemerintah Kabupaten Badung telah benar-benar secara bersungguh-sungguh untuk melaksanakan suatu prinsip dasar dalam pembangunan yang dikemas dalam 6 prinsip dasar pembangunan Badung yaitu; pro growth/pemerataan kesejahteraan masyarakat, pro job/penciptaan lapangan pekerjaan dan iklim usaha yang baik, pro poor/penanggulangan kemiskinan, pro culture/pelestarian dan pengembangan budaya masyarakat, pro environment/pelestarian lingkungan dan pro low enforcement/penegakan hukum, yang merupakan arah kedepan sebagai dasar dalam melakukan langkah-langkah yang lebih baik. (ad 2.204)