Promosikan Pariwisata Melalui Kampanye Bali Aman

245
ist

Semarapura (Bisnis Bali) – Gunung Agung yang mengeluarkan abu vulkanik sempat menutup Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berimplikasi pada penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali. BUMN salah satunya ITDC tentunya wajib membantu korban pengungsi dan mengkampanyekan pariwisata Bali aman.

Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Santosa K. Jatmiko, Selasa (5/12) mengatakan, kondisi sulit memang bukan hanya dialami korban langsung erupsi Gunung Agung. Sektor pariwisata yang jaraknya ratusan kilometer pun merasakan dampaknya. Kunjungan wisatawan menurun, okupansi hotel turun, daya beli masyarakat Bali juga turun.

Ia menjelaskan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali memang mengalami penurunan yang lumayan besar akibat erupsi Gunung Agung. Dalam kondisi apapun, masyarakat dan pelaku pariwisata harus terus melakukan sesuatu.

Dipaparkannya, saat ini banyak wisatawan yang takut datang ke Bali. Hal ini mesti diikuti dengan berbagai event kampanye Bali aman.

Diakuinya, ITDC akan segera melaksanakan  kampanye Bali aman. Ini akan dirangkaikam dalam bentuk event Nusa Dua Light Festival selama 38 hari.

Menurutnya, kondisi sulit memang sangat dirasakan masyarakat yang menjadi korban pengungsi Gunung Agung. “BUMN di Indonesia termasuk ITDC wajib membantu korban pengungsi Gunung Agung, ” ucap Santosa Jatmiko, usai menyerahkan bantuan kepada korban erupsi Gunung Agung di GOR Sueca Pura. (kup)