Harga Tinggi, Budi Daya Juwet makin Prospektif

5505

TANAMAN juwet yang merupakan buah lokal Bali saat ini sangat langka. Namun masyarakat mulai tertarik untuk menikmati buah yang sempat diabadikan tersebut, sehingga budi daya juwet saat ini cukup menjanjikan. Harga jual yang tinggi dan permintaan yang terus meningkat, membuat budi daya juwet sangat prospektif.

I Made Budiarta, petani buah di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng menuturkan, budi daya juwet sangat mudah karena tanaman juwet dapat hidup di daerah tandus. Tanaman juwet dapat tumbuh optimal di daratan rendah sampai ketinggian 500m dpl. Tanaman juwet membutuhkan sinar matahari yang banyak dan langsung, tanpa ada naungan.

Sebelum menanam, pilihan lokasi yang tepat dan tidak ternaungi kemudian buat lubang tanam. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 50 x 50 x 50cm. Tanah bekas penggalian kemudian dicampur dengan kompos dan sekam yang nantinya digunakan untuk menutup lubang tanam.

“Kalau lubang tanam sudah siap, bibit jangan langsung kita tanam. Lubang tanam perlu kita istirahatkan dan biarkan tersinari matahari sekitar 2-3 hari supaya bakteri pengganggu tanaman bisa mati,” terangnya.

Setelah 3 hari mengistirahatkan lubang tanam, bibit juwetnya bisa ditanam dengan cara letakkan perakaran bibit juwet pada lubang tanam. Jika bibit menggunakan polybag, sobek polybagnya dengan hati-hati agar tidak sampai mengganggu perakarannya. Baru tanam bibit tegak lurus jangan sampai miring. Kemudian tutup lubang dengan campuran tanah, pupuk kompos dan sekam tadi.

“Media tanam harus kaya nutrisi sehingga nantinya tanaman mudah tumbuh dan mudah beradaptasi. Lubang tanam ditutup sampai rata, padatkan sedikit agar bibit tidak mudah roboh,” tandasnya.

Setelah itu lakukan penyiraman merata ke seluruh tanaman dan media tanamnya sampai meresap namun tidak tergenang. Bila diperlukan bisa dilakukan pemasangan ajir, agar tanaman tidak mudah roboh atau posisi ubah menjadi miring.

Agar tanaman cepat tumbuh, tanaman membutuhkan nutrisi secara berkala. Nutrisi yang baik akan membuat tanaman tumbuh subur dan sehat serta menjadi kebal akan serangan penyakit. Maka dari itu, pemupukan rutin harus diberikan kepada tanaman juwet. Sebaiknya pemupukan menggunakan pupuk organik, dilakukan rutin sebulan sekali.

“Kalau ingin tanaman juwet cepat berbuah, perlu dilakukan penyemprotan hormon perangsang buah. Hormon perangsang buah akan memacu munculnya bunga dan buah pada tanaman juwet,” tandasnya. (pur)