Badung Gelar Sosialisasi Literasi Media Teknologi Informasi

33
istLITERASI - Kadis Komunikasi dan Informatika Badung I Wayan Weda Dharmaja saat membuka Sosialisasi Literasi Media Teknologi Informasi Kabupaten Badung, Selasa (5/120) bertempat di Puspem Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melaksanakan Sosialisasi Literasi Media Teknologi Informasi Kabupaten Badung, Selasa (5/12) kemarin, bertempat di Puspem Badung. Acara dibuka Kadis Komunikasi dan Informatika Badung I Wayan Weda Dharmaja.

Kadis Weda Dharmaja dalam sambutannya menyampaikan, pada era reformasi yang ditandai dengan keterbukaan informasi dan komunikasi, setiap saat, bahkan dalam hitungan detik kita bisa mengakses berita dari berbagai sumber yang kita belum tahu pasti kebenaran dan keabsahannya. Saat ini informasi bukan hanya berbentuk tercetak lagi, tetapi sudah dapat diakses dengan media digitalisasi. Oleh karena itu masyarakat/publik diharapkan dapat mengikuti perkembangan zaman agar tidak ketinggalan informasi. Maka, untuk mengatasi masalah itu, masyarakat atau publik harus memiliki kemampuan yang dikenal dengan istilah literasi media. Lietrasi media terhadap informasi dalam kehidupan masyarakat sangat penting. Kegiatan literasi media teknologi ini diselenggarakan pertama kalinya pada tahun ini diprioritaskan menyasar para remaja/anak-anak setingkat sekolah lanjutan atas/SMK, mengingat mereka adalah generasi muda yang paling rentan terhadap pengaruh negatif teknologi informasi (TI) terutama media sosial seperti internet, Face Book, WA, instagram dan lain-lainnya. Media sosial sudah menjadi kebutuhan utama dan merupakan bagian dari gaya hidup para remaja antara lain menjadi sarana berkomunikasi dan mengakses informasi dengan sesame teman maupun sebagai sumber pengetahuan berkaitan dengan pendidikan/profesi mereka.

Melalui sosialisasi literasi media teknologi informasi di Kabupaten Badung ini dapat diimbas dan diketoktularkan kepada para siswa lainnya di lingkungan sekolah para peserta sosialisasi dan kedepannya program literasi media teknologi informasi ini dapat dikembangkan menjadi bagian dari materi pelajaran/kurikulum dengan membentuk kader-kader literasi media bagi anak-anak sekolah.

Ketua panitia Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik AA Ratmanacika melaporkan, maksud dan tujuan di adakan literasi media teknologi informasi adalah untuk membantu masyarakat/publik/siswa agar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang isi media, untuk menghasilkan public/masyarakat khususnya siswa kiranya dapat berpengetahuan luas (well informed) serta dapat membuat penilaian terhadap konten media berdasarkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap media yang bersangkutan dan agar masyarakat/public khususnya siswa lebih cerdas, peka dan kritis dalam memahami fenomenia pemberiataan media saat ini. Peserta sosialisasi literasi media teknologi dan informasi diikuti 100 orang yaitu 3 orang siswa perwakilan OSIS dan 1 guru dari masing-masing SMKN maupun swasta yang ada di Kabupaten Badung yang dilaksankan selama sehari. (ad 2.194)