Denpasar (Bisnis Bali) – Denpasar Teknologi Informasi Komunikasi (DTIK) Festival menjadi ajang tahunan Pemkot Denpasar. Berbagai pameran teknologi informasi dari kalangan universitas, dan komunitas  dapat dilihat diajang DTIK Festival. Berlangsung selama empat hari, mulai 30 November hingga 3 Desember, dibuka secara resmi Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (30/11) lalu, di Lapangan Lumintang Denpasar. Tampak pula kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua, Wayan Mariyana Wandhira, serta pimpinan OPD Pemkot Denpasar.

Memasuki kawasan Lumintang Denpasar, masyarakat dapat melihat booth besar bertuliskan DTIK Festival dihiasi lampu dan kain warna-warni. Deretan stan pameran Teknologi Informasi Komuniasi (TIK) dan kawasan kuliner Food Truk Denpasar dapat dijumpai selama empat hari penuh. Apresiasi kepada insan kreatif Kota Denpasar juga diisi dalam acara pembukaan DTIK Festival. Para pemenang lomba foto dan vlog Joyful Denpasar diserahkan Wali Kota Rai Mantra.

“DTIK Festival sebagai ajang tiap tahun agar masyarakat mengetahui perkembangan tentang masalah digitalisasi dan teknologi tepat guna, edukasi, dan kegunaan teknologi di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan TIK dan teknologi tepat guna dengan edukasinya dapat memudahkan masyarakat dalam beraktifitas dan pemerintah dalam memberikan pelayanan, sehingga dalam DTIK Festival ini para insan TIK Denpasar memperkenalkan berbagai keunggulan teknologi yang telah dikembangkan. Seperti teknologi Green Waste Underground atau tempat sampah yang ditanam. Hal ini menurut Rai Mantra akan telah diuji coba dibeberapa TPS dan akan diuji coba juga tahun depan di Lapangan Puputan Badung. Diharapkan dari langkah ini dapat melakukan penataan pengelolaan sampah, serta diharapkan dapat lebih rapi.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Denpasar I Dewa Made Agung didampingi Ketua Panitia DTIK Festival Dewa Gede Rai mengatakan DTIK Festival tahun ini mengusung tema Think Smart. Tema ini diharapkan dapat tercipta pengguna-pengguna teknologi yang semakin cerdas. Dari Think Samrt juga diharapkan mampu menciptakan Smart People yakni orang-orang cerdas dalam pemanfaatan teknologi, sehingga mampu mengantarkan Kota Denpasar menuju Smart City yaitu kota yang cerdas dalam penggunaan teknologi.

Kegiatan di DTIK Festival menyasar anak-anak sekolah, karena hal ini disadari anak-anak sekolah lebih banyak bersentuhan langsung dengan teknologi. Sementara peserta pameran diikuti seluruh stakeholder dibidang IT seperti perusahaan yang bergerak dibidang IT, perguruan tinggi. Sekolah-sekolah bidang IT, relawan IT serta komunitas IT.  (sta)