Dukung Bangkit dan Berkembangnya LPD,  LP-LPD Badung Adakan Pelatihan Internal

14
Karyawan LPD sedang mengikuti pelatihan internal di Kantor LP-LPD Kabupaten Badung. (wid)

Mangupura (Bisnis Bali)- Guna mendukung bangkit dan berkembangnya LPD, Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LP-LPD) Kabupaten Badung menyelenggarakan pelatihan khusus bagi LPD yang baru berkembang. Selain pelatihan yang diselenggarakan secara langsung, kedepannya pendampingan juga terus dilakukan guna memantau perkembangan LPD.

Koordinator  LP-LPD Kabupaten Badung, Drs. I Dewa Nyoman Widiarsa, di sela-sela pelatihan, Selasa (28/11) kemarin, mengatakan, guna memajukan LPD khususnya di Badung, untuk saat ini pihaknya lebih memprioritaskan LPD yang baru berkembang. Namun demikian dia juga
mengatakan, tidak mengabaikan LPD yang sudah berjalan. “Seperti halnya pelatihan kali ini yang dilakukan secara internal ditujukan pada LPD yang baru berkembang (mulai bangkit-red), salah satunya LPD Desa
Pakraman Kapal,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, salah satu hal yang mendasari diadakannya pelatihan ini yaitu, mendorong LPD yang selama ini vakum untuk kembali beroperasi. Dukungan dari Bendesa Adat untuk membangkitkan kembali LPDnya juga dibutuhkan dalam hal ini. Tidak
hanya fokus ke LPD Kapal, pelatihan ini juga menyasar karyawan dari LPD lainnya, seperti LPD Cemegon, LPD Kekeran Abiansemal dan LPD Tangeb belum pernah mengikuti pelatihan.“Tujuannya sudah tentu memperkuat SDM,” jelasnya.

Adapun total peserta dalam pelatihan ini ada 18 orang, dengan pemateri diberikan langsung oleh anggota LP-LPD Kabupaten Badung. Dana yang digunakan dalam pelatihan ini, dikatakan, dari LP-LPD Provinsi Bali
yang merupakan dana pemberdayaan. Dalam pelatihan
ini peserta dibekali materi tentang administrasi LPD hingga materi tentang kredit. Selain memberikan pelatihan bagi LPD yang baru berkembang, pihaknya juga melakukan pendampingan agar LPD yang telah
berjalan ini terus mampu untuk berkembang.

Senada dengan itu, salah satu tenaga kerja dari LPD Kapal, I Made Manalika, mengaku, dibangkitkannya kembali LPD Kapal setelah selama 2 tahun tidak beroperasi, mengingat lembaga keuangan sangat penting
dimiliki oleh desa pakraman. “Masyarakat juga banyak yang menginginkan agar LPD ini segera beroperasi kembali, sehingga kami berusaha agar operasional LPD Kapal bisa cepat berjalan,” katanya. (wid)