Denpasar (Bisnis Bali) – Aparatur sipil negara di Pemkot Denpasar mendapatkan sosialisasi program jaminan kecelakaan kerja (JKK), program jaminan kematian (JKM) dan Top-Up asuransi produk Taspen Life tahun 2017 di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (27/11).

Acara ini dibuka secara resmi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkot Denpasar, I Made Pasek Mandira mewakili Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra.

Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Pasek Mandira mengatakan, dalam pasal 92 ayat 4 dan pasal 107 Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara  (ASN) mengamanatkan pemerintah untuk memberikan perlindungan berupa JKK dan JKM bagi pegawai ASN. Perlindungan tersebut bertujuan memberikan perlindungan bagi peserta menjalankan tugas dan fungsinya menyelenggarakan pemerintahan umum dan pelayanan publik.

Peraturan pemerintah ini juga menjadi dasar pemberian manfaat bagi pejabat negara sebagai diatur dalam UU No. 12/1980. Adapun pengaturan JKK dan JKM ini juga dimaksudkan untuk memberikan dasar hukum dalam besaran pembayaran iuran dan manfaat yang akan diperoleh serta pihak yang berhak menerima jaminan tersebut PT Taspen (Persero) sebagai pengelola program dalam peraturan pemerintah. Ini dimaksud agar JKK dan JKM dapat diselenggarakan secara lebih efektif dan efisien serta memberikan manfaat yang lebih memadai bagi peserta, dengan tetap memperhatikan pengelolaan dana yang optimal dan mempertimbangkan aspek likuiditas, solvabilitas, kehati-hatian, keamanan dana dan hasil yang memadai bagi kepentingan peningkatan manfaat peserta itu sendiri.

Wali Kota Denpasar juga mengharapkan agar narasumber dapat memberikan motivasi dan kesempatan kepada peserta untuk berpartisipasi sehingga tujuan dari pelaksanaan sosialisasi dapat dilaksanakan sesuai harapan.

Sementara itu, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Denpasar, I Gde Agus Adi Sucipto mengatakan, sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS), PT Taspen (Persero) mempunyai beberapa program. Seperti THT (Tabungan Hari Tua), Program Pensiun, JKK (Jaminan Kecelakaan kerja), dan JKM (Jaminan Kematian).

Dalam pelayanannya, Taspen menjalankan Layanan Klim Otomatis (LKO), Mobil Layanan Taspen, dan Service Point untuk memudahkan pelayanan kepada peserta Taspen. “Inilah program  yang paling utama (LKO) saat ini kami jalankan dan kami sudah layani semua pensiunan dengan program itu. Jadi kami jemput bola, orang yang pertama kali pensiun, mereka tidak mengurus haknya di Taspen, tetapi Taspen yang pro-aktif dan uangnya secara langsung masuk ke rekening,” ungkap I Gde Agus Adi Sucipto.

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan, ketika PNS itu keluar sebagai pegawai negeri juga mendapatkan hak berupa tunai. Hal itu bisa didapat karena nilai tunai tidak ada batas kedaluwarsa. Bahkan, jika ada PNS yang masih aktif meninggal dunia juga mendapatkan hak-haknya di Taspen berupa tabungan hari tua, asuransi kematian dan santunan kematian. ”Santunan kematian itu adalah jaminan kematian, jadi semua PNS itu sangat dilindungi saat bekerja,” ujarnya

Bahkan jika ada keluarga PNS yang masih aktif meninggal dunia, juga mendapatkan hak berupa asuransi kematian, serta PNS yang bekerja mengalami kecelakaan juga mendapatkan haknya berupa perawatan santunan dan tunjangan kerja. “Inilah program kami yang baru yakni kecelakaan kerja yang telah berlaku 2015 lalu dan biaya perawatan ditanggung sampai tuntas,” katanya. (sta)