Badung Luncurkan SINAGA Tingkatkan Layanan Informasi bagi Pencari Kerja

33
istSINAGA - Pemkab Badung meluncurkan Sistem  Informasi Tenaga Kerja (SINAGA) serta melakukan pendeklarasian kebangkitan industri kecil dan menegah (IKM) Kabupaten Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Terobosan baru dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung untuk memfasilitasi industri kecil menengah dan tenaga kerja di Kabupaten Badung. Keberpihakan pemerintahan tersebut dapat dilihat dari program yang dilakukan dan Jumat (24/11)  Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja meluncurkan Sistem  Informasi Tenaga Kerja (SINAGA)  serta melakukan pendeklarasian kebangkitan industri kecil dan menegah (IKM) Kabupaten Badung. Untuk mendukung keberpihakan kepada pengusaha kecil, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penandatanganan kerja sama antara pihak PT Angkasa Pura  I dan  Kakanwil BRI wilayah Bali Nusra serta penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata tahun 2017.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, General Manager PT Angkasa Pura I Yanus Suprayogi, Kakanwil BRI Wilayah Bali Nusra Dedy Sunardi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Kusumawati, Asisten I Setkab Badung IB Yoga Segara, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, IB Oka Dirga serta 450 IKM dan pekerja pariwisata.

Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, SINAGA menjadi salah satu terobosan yang berdampak  positif  dalam mewujudkan komitmen Pemkab Badung dalam mewujudkan reformasi birokrasi melalui kemudahan serta percepatan pelayanan di sektor ketenagakerjaan Badung. Pemkab Badung memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan pembangunan menyeluruh dan terpola dari hulu hingga ke hilir, di berbagai bidang dan sektor melalui pola pembangunan semesta berencana (PPNSB). Salah satu bidang yang menjadi prioritasnya yakni pembangunan di bidang ketenagakerjaan. Untuk mewujudkannya, Pemkab Badung dengan dukungan penuh DPRD Badung akan terus mendorong  program Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam penciptaan lapangan kerja bagi angkatan kerja, pengembangan sumber daya manusia, sertifikasi kompetensi tenaga kerja sektor pariwisata, pemberian bantuan modal dan peralatan, pendampingan pelaku IKM hingga pengenalan produk IKM Badung melalui pengembangan jaringan pemasarannya. “Saya berharap setelah dilakukan kesepakatan  dengan pihak Persero Angkasa Pura I juga dapat dilakukan kerja sama lainnya termasuk penjajakan kerja sama dengan pihak maskapai penerbangan terutama dalam upaya sinergitas pengenalan produk IKM Badung,” ujarnya.
Dikatakan, acara gathering ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh pemangku kepentingan  pembangunan di Badung  untuk  terus mendorong bertumbuhnya IKM.  “Dengan adanya kerja sama ini saya berharap produk IKM di Badung menjadi ikon dan dikenal oleh dunia internasional. Untuk kurangnya akses modal yang dialami pelaku usaha dapat teratasi dengan adanya kerja sama Pemkab Badung dengan pihak perbankan khususnya BRI,” pungkasnya.
Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung,  IB Oka Dirga melaporkan, untuk penyerahan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata  tahun ini menyentuh 2.275 tenaga kerja pariwisata di Badung dengan  menggunakan APBD Badung. Pihaknya menargetkan 10 ribu tenaga kerja pariwisata yang tersertifikasi  hingga akhir tahun 2021.  (ad 2.154)