Tampung Tenaga Kerja Pemkot Ajak Siswa Memahami Kerajinan Tenun

29
Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly Dharmawijaya Mantra, didampingi Kabid Industri Kerajinan Aneka dan Sandang Disperindag Kota Denpasar, IA Dewi Citrawati, saat membuka pelatihan tenun, di Tenun Patra jalan Trenggana, Plagan Penatih. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Ciptakan padat karya, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar melaksanakan berbagai pelatihan. Terbukti, saat ini digelar pelatihan tenun, dengan melibatkan siswa SMKN 3 Denpasar.

Dengan pengenalan pembuatan tenun pada siswa, nantinya setelah tamat dapat menjadi perajin atau pebisnis kerajinan tenun, sehingga mampu mengurangi pengangguran. Pembukaan pelatihan dihadiri Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly D Mantra‎, didampingi Kabid Industri Kerajinan Aneka dan Sandang Disperindag Kota Denpasar, IA Dewi Citrawati, Lurah Penatih, Wayan Astawa, dan pemilik pertenunan Patra Penatih, I Gusti Made Arsawan, Selasa (14/11) lalu.

Kabid Industri Kerajinan Aneka dan Sandang Disperindag Kota Denpasar, IA Dewi Citrawati yang mewakili Kadis Perindag Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gatra, M.Si., menjelaskan, pelatihan tenun dilaksanakan  karena semakin berkurangnya minat tenaga kerja atau SDM di bidang usaha tenun, yang mengakibatkan rendahnya produktivitas, sehingga dapat menghambat perkembangan industri tenun ke depannya.

Katanya, dari pelatihan tenun ini bisa mengenalkan teknik pembuatan kain tenun kepada peserta sebagai salah satu produk unggulan budaya. Selain itu, meningkatkan minat dan keinginan dari generasi muda untuk turut serta dalam mengembangkan tenun di masa-masa yang akan datang.

‘’Pelatihan tenun ini juga sebagai langkah regenerasi untuk menyiapkan tenaga kerja penenun, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap kain tradisional,’’ katanya. Pelatihan tenun yang diikuti 20 peserta dari pengusaha atau perajin di Kota Denpasar dan siswa SMKN 3 Denpasar ini, berlangsung mulai 14 sampai 21 November. Sebagai instruktur yaitu I Gusti Made Arsawan, dan Ni Kade Susiani praktisi yang sudah lama bergelut di bidang tenun.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly Dharmawijaya Mantra, mengatakan, mengatasi permasalahan tenaga kerja di Kota Denpasar, maka Pemkot Denpasar mengadakan pelatihan menenun yang disasar yakni, siswa SMKN 3 Denpasar.

 ”Kami harapkan para pelajar ini paling tidak mengenal dulu apa itu menenun. Setelah mengenal, kami harapkan ke depannya mereka mulai senang dan kemudian mencintai menenun, sehingga terlahir interprenuer-interprenuer (pengusaha-pengusaha muda) di bidang usaha pertenunan,” kata Selly.

Selain itu, Dekranasda Kota Denpasar juga memberikan bantuan alat-alat kepada sekolah-sekolah yang mengikuti pelatihan menenun. ”Apapun program yang dibuat akan kami evaluasi, yang kurang kami benahi. Kami harapkan pelatihan menenun ini tetap berkelanjutan meski dari 20 peserta nantinya akan menghasilkan dua orang penenun karena hal ini merupakan keinginan atau niat dan bakat,” ujar Selly Mantra.(sta)