Pertunjukan “Okokan” Awali Perayaan HUT Kota Tabanan

38
OKOKAN - Pentas kesenian okokan pada pembukaan HUT Kota Tabanan di Kecamatan Kediri. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Pertunjukan kesenian okokan dan beragam lomba mengawali perayaan HUT ke -524 Kota Tabanan di Kecamatan Kediri, di Lapangan Umum Kediri, Sabtu (30/9). Pada tahun ini, HUT Kota Tabanan diselenggarakan lebih spesial dibanding tahun sebelumnya karena digelar di sepuluh kecamatan di Tabanan selama tiga hari.

Pembukaan HUT Kota Tabanan di Kecamatan Kediri dihadiri Sekda Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi dan OPD Tabanan.

Camat Kediri, Made Murdika dalam laporannya mengatakan, perayaan HUT Kota Tabanan di Kecamatan Kediri ini, pihaknya berupaya memunculkan potensi-potensi lokal yang disajikan dalam bentuk kesenian klasik maupun kontemporer persembahan dari karang taruna maupun sanggar-sanggar kesenian yang ada di Kecamatan Kediri.

“Selain itu akan diselenggarakan lomba-lomba yang melibatkan mulai dari anak-anak TK, SD, Sekeha Teruna, maupun Lansia yang semuanya itu kami sinergikan dengan berbagai pameran industri kreatif dan kuliner, sehingga diharapkan dapat menjadi sajian yang menarik,” ungkapnya.

Pihaknya memaparkan, beragam acara sebenarnya telah digelar dari mulai pada 25 September. Dan pada pembukaan malam hari ini akan dihadirkan drama tari okokan.

“Untuk malam ini kita telah disuguhkan penampilan okokan Desa kediri dan dilanjutkan dengan drama tari okokan dari Banjar Delod Puri Desa Kediri, dan juga pementasan sekaa jangger mejogedan persembahan SMA Negeri 1 Kediri,” ujarnya.

Ia menambahkan, perayaan hari kedua dan hari terakhir, menyiapkan sajian yang tak kalah menarik seperti parade pakaian adat ke pura, lomba mewarnai, hingga penampilan bondres Desa Nyambu.

“Tanggal 1 Oktober akan diselenggarakan pengobatan sekala niskala yang bekerjasama dengan Yayasan Perguruan Siwa Murti di Desa Kaba-Kaba, kemudian juga ada lomba pakaian adat ke pura, lomba senam lansia, parade band, konser kemanusiaan, dan pementasan calon arang. Pada hari terakhir 2 Oktober akan dimeriahkan dengan lomba mewarnai, tari-tarian, joged bumbung ngulat klakat, parade band dari artis Bali, dan banyak lagi,” katanya. (man)