Jadi ”Tourism Port”, Pelabuhan Benoa Benahi Fasilitas Dermaga

47
BENOA – Pendalaman dan pelebaran fasilitas dermaga di Pelabuhan Benoa untuk pengembangan “tourism port”. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Guna mendongkrak pengembangan sektor pariwisata, Pelabuhan Benoa akan menggarap pasar cruise. President Director Pelindo III, Ari Askhara di sela-sela Sandbreaking Ceremony of the Benoa Tourism Port di Dermaga Timur Terminal Internasional Pelabuhan Benoa, Senin (18/9) mengatakan, fasilitas dermaga di Pelabuhan Benoa akan ditata sehingga menjadi tourism port.

Ia mengungkapkan, Pelindo menyiapkan dana Rp 1,7 triliun untuk menggarap penataan Pelabuhan Benoa. Ini upaya Pelindo untuk terus berupaya mengembangkan salah satu pelabuhan wisatanya. Penataan Pelabuhan Benoa ini guna mendongkrak kunjungan wisatawan terutama wisatawan kapal pesiar/cruise ship. “Kali ini infrastruktur berupa alur masuk ke Pelabuhan Benoa akan dilakukan pelebaran dan pendalaman,” katanya.

Dipaparkannya, peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali melalui jalur laut dari tahun ke tahun makin meningkat. Sejak tahun 2010 jumlah wisatawan yang semula hanya 13.683 orang mengalami peningkatan tiap tahunnya sebesar 5 persen yang diperkirakan pada tahun 2018 mencapai 91.325 orang

Lebih lanjut dikatakannya, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali melalui jalur laut tersebut akan meningkat, seiring akan dilakukannya pendalaman dan pelebaran alur.

Menurutnya, investasi yang dikeluarkan Pelindo III untuk pembangunan Pelabuhan Benoa mencapai Rp 1,7 triliun, dengan investasi infrastruktur terminal Rp 500 miliar dan Rp 1,2 triliun untuk pengerjaan kolam dermaga dan alur pelayaran.

Upaya penataan dermaga tersebut dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan jumlah wisatawan, namun untuk mendorong agar Bali tidak hanya menerima penumpang lewat jalur laut saja, namun juga bermalam dan berbelanja sehingga perekonomian juga bisa mendapatkan dampak yang positif.(kup)