Pengembalian Dana Nasabah Sari Ajeg Mandiri Tunggu Laporan Riil Keuangan

38
KEJELASAN - Nasabah Koperasi Sari Ajeg Mandiri menanyakan kejelasan pengembalian dana mereka. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Kasus dugaan penipuan Koperasi Sari Ajeg Mandiri telah memasuki tahap pendataan laporan keuangan secara riil, baik menyangkut aset dan jumlah dana pihak ketiga yang dikelola.

Sebelumnya, Dinas Koperasi dan UKM Tabanan telah melakukan pemeriksaan Koperasi Sari Ajeg Mandiri dan menemukan adanya rekayasa laporan keuangan dicerminkan dengan ketidaksinkronan data antara laporan ke dinas dengan yang ditemukan di lapangan.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi  Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, Ni Nyoman Yudiani, belum lama ini mengungkapkan, pengembalian dana nasabah masih menunggu laporan keuangan yang sebenarnya dari koperasi.

Ia menambahkan, Dinas Koperasi dan UKM Tabanan akan menyelesaikan permasalahan Koperasi Sari Ajeg Mandiri ini secara kekeluargaan, namun jika dalam satu minggu tidak ada niat baik dari koperasi untuk menyelesaikan laporan keuangan, maka akan ada langkah lanjutan yang akan diambil oleh pihak Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan.

“Dari laporan ini nantinya akan diambil langkah selanjutnya untuk memecahkan permasalahan Koperasi Sari Ajeg Mandiri,” katanya.

Menurut Yudiani, dari penelusuran awal yang dilakukan, pihaknya menemukan adanya rekayasa laporan keuangan yang dilakukan pihak koperasi bersangkutan. Hal itu dikuatkan dengan temuan berupa data yang dilaporkan ke Dinas Koperasi tidak sesuai dengan data yang asli di lapangan selama ini. Menariknya, rekayasa laporan keuangan ini telah terjadi selama lima tahun terakhir.  (man)