Mangupura (Bisnis Bali) – Kemacetan yang terjadi di perempatan menuju Bandara Ngurah Rai dikawatirkan akan menjadi citra negatif terutama saat masa high season atau ketika terjadi konvensi besar di Bali. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Bali, Putu Anom, Selasa (8/8) mengatakan, perempatan menuju pintu bandara perlu disediakan underpass untuk mengurangi angka kemacetan.

Ia mengungkapkan, sebagai ikon pariwisata, Bali Selatan khususnya perempatan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai dihadapkan dengan suasana macet yang cukup padat. Kondisi lalu lintas yang krodit tentunya mengecewakan wisatawan maupun masyarakat lokal.

Ia menjelaskan, untuk menangani masalah kemacetan tersebut secepatnya harus dibangun jalan underpass di kawasan patung Ngurah Rai. Fasilitas underpass ini juga harus dibangun di perempatan menuju Kampus Unud Bukit Jimbaran. Ini sebagai jalan jalur menuju arah kawasan pariwisata Bukit Pecatu yang terus berkembang pesat.
Dipaparkannya, khusus di wilayah Kuta, Kuta Utara memang sekarang benar-benar krodit yang sangat mengecewakan wisatawan dan masyarakat. Hal ini dikarenakan ruas jalan yang sempit.
Diakuinya, di seputar jalan wilayah Kuta dan Kuta Utara banyak mobil parkir di badan jalan. Motor parkir di trotoar yang harus ditertibkan.  (kup)