Dukung GNTT, Bank Fasilitasi Transaksi Nontunai di SVF

127
Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi (tengah)

Denpasar (Bisnis Bali) – Perbankan terus berkomitmen ikut mengembangkan industri ekonomi kreatif, perkembangan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan pariwisata. BRI salah satunya, dalam upaya mendukung program pemerintah lewat gerakan nasional nontunai (GNTT) dengan memperluas layanan dan meningkatkan transaksi uang elektronik (unik) di masyarakat.

“BritAma Sanur Village Festival (SVF) 2017 salah satunya, kami mendukung secara penuh (close payment system) dengan transaksi nontunai. Harapannya, dengan kegiatan ini mampu meningkatkan transaksi nontunai sehingga makin membiasakan masyarakat terhadap cashless society,” kata Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi di Sanur, Senin (7/8) kemarin.

Ia mengatakan, transaksi pada even tahunan tersebut semuanya akan nontunai. Itu berarti masyarakat yang akan melakukan transaksi wajib menggunakan transaksi unik baik itu Brizzi maupun all card yang dimiliki bank lain. Transaksi bisa dilakukan di seluruh gerai kuliner, stan pameran usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) maupun untuk belanja CD dan merchandise di stan seniman.

Bank BUMN ini juga memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang belum memiliki uang elektronik. Selain itu, setiap pembukaan rekening BritAma minimal Rp 250 ribu, masyarakat akan mendapatkan voucher belanja Rp 50 ribu. Tidak hanya itu, setiap registrasi E-Banking BRI akan mendapatkan top-up pulsa senilai Rp 25 ribu, setiap pembelian kartu Brizzi  maka akan mendapatkan gratis WiFi senilai Rp 10 ribu dengan kuota unlimited hingga setiap top-up Brizzi minimal Rp 50 ribu akan mendapatkan bonus top-up Rp 5 ribu.

“Setiap transaksi Brizzi minimal Rp 50 ribu maka akan mendapatkan kesempatan mengambil lucky dip, termasuk setiap pengajuan aplikasi kartu kredit maka akan mendapatkan hadiah langsung yang menarik,” jelasnya.

Dedi menambahkan, bagi tenant terdapat program best merchant dengan transaksi Brizzi tertinggi dan sales volume tertinggi akan mendapatkan hadiah berupa barang elektronik.

“Target pada saat even ini adalah pembukaan rekening baru dan aktivasi e-banking serta transaksi unik mencapai 100 ribu transaksi selama even berlangsung atau estimasi Rp 15 miliar bisa terjadi,” harapnya.

Lanjut Dedi mengungkapkan, secara nasional bank kini telah memiliki 10.643 jaringan kerja konvensional dan 283.453 jaringan e-channel (ATM, EDC, CRM dan E-Buzz). Hingga akhir semester I 2017, perseroan mampu mencatatkan kinerja positif dengan mencetak laba Rp 13,4 triliun dengan penyaluran kredit mencapai Rp 687,9 triliun dan penghimpunan dana pihak ketiga Rp768 triliun. (dik)