PADA hari kedua uji komptensi yang digelar oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung untuk Tata Rias Pengantin (TRP) diikuti oleh 63 orang peserta. Kegiatan yang dilakukan pada Minggu (6/8) kemarin bertempat di wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha.

Dalam kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga sore hari ini menilai kemampuan peserta dalam tata rias pengantin Bali madya, mulai dari tata rias wajah, rambut hingga busana.

Ketua LKP Agung, Dr. Dra AA Ayu Ketut Agung, M.M. mengatakan, beberapa hal yang dinilai pada uji kompetensi ini adalah dari segi teori dan praktik. “Secara rinci hal-hal yang menjadi penilaian yaitu mulai dari pemmbuatan canang sari, memasang make-up, memasang sanggul moding dan gonjeran serta memasang bunga hidup dan bunga emas termasuk juga memasang busana,” katanya.

 Dikatakannya, dalam penilaian ini mendatangkan empat penguji dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) yang terdiri atas 1 orang penguji dari pusat dan 3 orang penguji dari LSK Provinsi Bali.

Pada acara ini juga digelar seminar kewirausahaan dengan materi yang dibawakan oleh CEO Toya Devasya, Ayu Sararwati, guna mendorong jiwa wirausaha peserta. Tentunya setelah uji kompetensi ini digelar, akan muncul wirausaha muda yang bergerak dalam bidang kecantikan.

Selain itu, Pemerhati Perempuan, CIA Pemayun juga turut hadir, yang sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan perempuan Bali yang mandiri, karena dengan skill yang dimiliki mampu menciptakan peluang kerja nantinya. Dia mengharapkan dengan diselenggarakan kegiatan seperti ini juga mampu membina perempuan dalam menjaga dan mempertahankan kebudayaan yang dimiliki masyarakat Bali. (wid)