Tempat Uji Kompetensi (TUK) Agung bekerja sama dengan Harian Bisnis Bali konsisten mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang kecantikan dengan melaksanakan uji kompetensi tata kecantikan kulit (TKK) di wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha, Sabtu (5/8) lalu. Uji kompetensi diikuti 43 peserta dibantu 43 model sekaligus mendukung Denpasar kota kompeten pertama dan program nasional, Indonesia kompeten.

UJI kompetensi TKK yang dilaksanakan TUK Agung sebagai perpanjangan tangan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Pusat. Uji kompetensi melibatkan  tim penguji dari LSK Pusat yang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Tiara Kusuma, Astuti Yudo, S.S.,  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tiara Kusuma Provinsi Bali, Dra. Ketut Sriathi, serta anggota Yoniari, S.H. Hadir juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tiara Kusuma Kota Denpasar yang sekaligus Ketua TUK Agung, Dr. Dra. AA Ayu Ketut Agung, M.M.

Ibu Agung yang juga Ketua Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Agung menyampaikan, materi yang diujikan yakni perawatan wajah, tata rias wajah, serta pedicure dan manicure. Peserta uji kompetensi ini adalah mereka  yang kursus di LKP Agung. Uji kompetensi merupakan keharusan bagi mereka sekaligus mendukung program Denpasar kota kompeten dan Indonesia kompeten.

Ibu Agung juga menyebutkan, sebulan lalu telah mengadakan acara serupa diikuti oleh 60 peserta. Uji kompetensi ini mulai berlaku sejak 2009 sebelumnya disebut  ujian nasional. Hingga saat ini, yang telah terdaftar di LKP Agung jumlahnya ribuan orang sedangkan murid di LKP Agung sejak 1982 mencapai 13 ribu orang. Salah satu syarat bisa dilaksanakannya uji kompetensi yakni minimal diikuti 20 orang peserta.

Untuk uji kompetensi TKK yang tidak lulus ujian teori bisa mengulang. Teori ujian lebih banyak tentang kesehatan. Dalam praktiknya, peserta harus mengenakan kostum putih-putih seperti suster agar dari sisi etika dan estetika sesuai dengan bidang keterampilan yang diujikan. Dengan penampilan yang bersih dan rapi serta sopan diharapkan ketika melakukan pelayanan citra positif layanan salon kecantikan itu tetap terjaga.

Ibu Agung mengapresiasi dukungan media massa terutama Kelompok Media Bali Post dalam penyebarluasan informasi uji kompetensi sehingga dikenal luas masyarakat. Di Bali TUK Agung salah satu perpanjangan LSK Pusat yang beralamat di Jalan WR. Supratman, Tohpati, Denpasar.

Menyambut HUT ke-72 Republik Indonesia (RI), LKP Agung juga menggelar diskon 50 persen bagi peserta kursus.

Sementara itu, Ketua DPP Tiara Kusuma, Astuti Yudo didampingi Ketua DPD Tiara Kusuma Provinsi Bali, Dra. Ketut Sriathi menyampaikan, uji kompetensi merupakan keharusan bagi peserta sekaligus jadi bukti otentik mereka telah menjalani kursus. Itu karena bidang kecantikan tak lagi di salon saja tetapi juga untuk berkarier sebagai penguji. Tentu saja syaratnya harus ada dasar, terampil, dan mahir. Itulah persyaratan sebagai penguji. Adapun materi TKK yakni perawatan wajah, make up dan merias wajah, pedicure, dan manicure. Adapun waktu ujian yang ditentukan yakni untuk ujian teori selama 30 menit, paktik perawatan wajah 90 menit, make up dan merias wajah 60 menit, manicure 60 menit, pedicure 75 menit.

Ibu Sriathi mengapresiasi kiprah TUK Agung di bawah pimpinan Ibu Agung yang konsisten melaksanakan uji kompetensi. Kesempatan ini diharapkan dimanfaatkan dengan baik oleh peserta agar bisa menjadi insan-insan di bidang kecantikan yang kompeten, teruji dan berdaya saing tinggi menghadapi era persaingan global. (gun)