Bali Ditopang Pasar Klasik Tepat Gencarkan Promosi ke Australia

30
Wisatawan Australia yang berlibur ke Bali. (kup)

Sebagai penerima pajak hotel dan restoran (PHR) di Bali, Kabupaten Badung berinisiatif menggencarkan promosi ke pasar-pasar potensial ke Bali. Sejauhmana strategi Pemkab Badung yang sudah berpromosi ke Australia  memberikan manfaat maksimal bagi pariwisata Bali. Apa dampaknya?

PASAR Australia buat Indonesia dan Bali merupakan pasar yang bersifat klasik yang sudah digarap dalam jangka panjang.  Berdasarkan sejarah, wisatawan Australia mengawali datang ke Bali lebih menyasar kawasan Kuta. Kedatangan wisatawan Australia mendorong terjadinya interaksi budaya antara orang lokal, dengan orang Australia maupun wisatawan dari Eropa Barat.
Dari Kuta, kedatangan wisatawan Australia ini selanjutnya meluas ke kawasan Legian, Jimabaran, Tuban dan kawasan lain di Bali. Melihat sejarah kedatangan wisatawan Australia ke Kuta, sangat tepat pariwisata Badung untuk memprioritaskan pasar Australia.
Dinas Pariwisata dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung bersama stakeholder pariwisata terkait memang wajib lebih gencar berpromosi ke Australia.
Dewan Pembina Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Bagus Sudibya mengatakan dengan gencar berpromosi ke Australia, Pemkab Badung bersama pelaku pariwisata Bali  memperkokoh eksistensi pasar Austalia ke Bali dan ke Kabupaten Badung khususnya. Ini dikarenakan pasar Australia menjadi tulang punggung bagi Bali dan di Badung khususnya. Australia merupakan pasar mancanegara yang paling dominan untuk Badung. “Tepat Pemkab Badung melakukan promosi ke Australia,” ucapnya.
Uniknya, pasar Australia ini dikuasai beberapa tur operator besar. Dalam berpromosi ke luar negeri Pemkab Badung sudah fokus mendatangi tur operator besar di Australia yang menjadi wholesaler.
Konsul Kehormatan Afrika Selatan untuk Bali ini menjelaskan sebenarnya untuk menjamah pasar Australia ini, jauh lebih sederhana dibandingkan menjamah pasar Eropa. Karena itu, untuk menjangkau pasar Australia cukup hanya melalui tur operator.
Selanjutnya, dalam pencapaian target kunjungan, Pemkab Badung wajib memastikan jumlah dan kapasitas penerbangan yang menghubungkan Australia dengan Bali. Ini harus dihitung untuk memastikan wisatawan Autralia yang ingin ditargetkan berlibur ke Bali.
Secara teknis, tim promosi yang dikoordinasikan Pemkab Badung sudah melibatkan Konsul Jenderal dan Kedutaan Indonesia sebagai representasi pemerintah di Australia
Sales mission di Australia juga sudah mempertemukan pelaku bisnis di Bali dengan pelaku bisnis di Australia. Selanjutnya ini mesti dilanjutkan pertemuan pelaku bisnis di Bali dengan customer di Australia melalui media pameran di Australia. (kup)

BAGIKAN