Sri Langka Belajar Sanimas dan Pamsimas di Tabanan

35
Sekda Wirna Ariwangsa juga berkesempatan memberikan cinderamata yang diterima oleh pimpinan rombongan Sri Langka N.U.K Ranatunga. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Kesuksesan Pemkab Tabanan dalam menjalankan Program Penyediaan air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Pamsimas) menjadi daya tarik bagi Sri Langka untuk belajar terkait pengelolaan. Sri Langka menjadi negara kedua terkait hal sama, setelah sebelumnya dikunjungi oleh Negara Papua Nugini.

Rombongan dari Negara Sri Langka diterima oleh Sekda Kabupaten  Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa, di Balai Pertemuan Desa Peken Belayu, Jumat (14/7). Turut hadir mendampingi Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika, Prebekel Desa Peken, OPD dan pihak terkait.

Pimpinan rombongan Negara Sri Langka N.U.K Ranatunga dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, tujuan kedatangannya adalah untuk belajar, berbagi pengalaman bagaimana pengelolaan air minum dan sanitasi masyarakat, sehingga permasalahan di Sri Langka seperti buang air sembarangan bisa teratasi.

Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kabupaten Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, Kabupaten Tabanan telah mengikuti program pamsimas mulai dari program pamsimas II, dan merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang memanfaatkan program pamsimas. Program Sanimas dan Pamsimas  dilaksanakan dengan proses pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan prakarsa, inisiatif dan partisipasi aktif masyarakat dalam memutuskan, merencanakan menyiapkan, melaksanakan, mengoperasikan dan memelihara sarana yang telah dibangun, serta melanjutkan kegiatan peningkatan derajat kesehatan di masyarakat.

“Dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku sehingga sangat dibutuhkan peran serta aktif masyarakat untuk kesuksesan program ini,” tegas wirna. (man)

BAGIKAN