Kerajinan Tempat Lilin UKM Tabanan Mampu Tembus Pasar Eropa

33

Tabanan (Bisnis Bali) – Potensi dimiliki Kabupaten Tabanan tak sebatas pada sektor agro semata, namun sejumlah komoditi yang dihasilkan Usaha Kecil Menengah (UKM) daerah lumbung pangan ini juga memiliki potensi dengan mampu menembus ekspor pasar Eropa. Salah satunya, tercermin dari komoditi kerajinan tempat lilin.

Pengelola Warna-Warni Candle Handicraft yang merupakan salah satu eksportir kerajinan tempat lilin, Komang Ayu di Tabanan, Minggu (16/7) mengungkapkan, kerajinan tempat lilin dengan beragam bentuk dan berbahan dari besi menjadi daya tarik bagi importir di sejumlah negara saat ini. Kondisi tersebut terjadi karena hasil kerajinan tempat lilin ini dinilai unik dipadukan dengan beragam motif gambar menarik.

“Desain kami buat sendiri dan beberapa juga merupakan orderan dari konsumen langsung. Biasanya untuk order desain atau model ini datang dari kalangan konsumen asing atau importir yang menginginkan motif maupun model tertentu,” tuturnya.

Ayu menjelaskan, di pasar ekspor kerajinan tempat lilin ini banyak diminati dari negara Spanyol dan Jerman dengan motif dan volume bervariasi. Misalnya, bila pangsa pasar Spanyol lebih cendrung menyasar kerajinan tempat lilin ini sebagai dekorasi lampu dalam berbagai bentuk, sedangkan untuk pangsa pasar Jerman lebih fokus pada menyasar tempat lampu berbentuk berbagai binatang. Katanya, rata-rata transaksi ekspor ini rutin dilakukan seminggu dua kali.

“Selama ini permintaan pasar untuk kerajinan tempat lilin ini memang cenderung ke luar negeri, sedangkan pasar lokal jumlahnya sedikit. Bahkan sangat jarang. Di pasar lokal, biasanya kerajinan tempat lilin ini disasar kalangan hotel sebagai dekorasi ruangan,” ujarnya. (man)

BAGIKAN