Denpasar (Bisnis Bali) – Pelaksanaan Posyandu paripurna dan lansia yang menyasar 17 lokasi banjar yang ada di Kota Denpasar, ditutup secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. IA Selly D. Mantra, yang didampingi Wakil Ketuanya, Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara, di Banjar Umadui, Desa Padangsambian Kelod, Rabu (12/7).

Penutupan Posyandu dihadiri pula Camat Denpasar Barat, IB Joni Ariwibawa dan Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra.

Posyandu paripurna tersebut mendapat apresiasi dari para lansia yang disampaikan oleh salah seorang perwakilan lansia, Ketut Suwandi (63). Pihaknya merasakan sangat bermanfaat pelaksanaan Posyandu paripurna ini. “Kami mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dan PKK Kota Denpasar yang telah memperhatikan para lansia melalui pelaksanaan Posyandu lansia ini,” ujarnya.

Dengan  adanya Posyandu paripurna ini, para lansia bisa bertemu sesama lansia. Di samping itu, setelah pelaksanaan Posyandu, para lansia PKK Kota Denpasar mengajak para lansia metirta yatra ke pura tirta empul. Melalui pelaksanaan Posyandu paripurna para lansia sangat merasakan dari program ini.

Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra mengatakan, pelaksaan Posyandu di Desa Padangsambian Klod, khususnya di Banjar Umadui telah berjalan rutin tiap bulan. Bahkan pelaksanaan Posyandu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para lansia, ibu hamil dan para balita. Bahkan pelaksanaan senam lansia yang telah rutin dilakukan ini akan dilaksanakan lomba senam lansia terkait peringatan HUT RI Agustus mendatang.

“Kami akan melaksanaan lomba senam lansia yang diikuti 17 banjar yang ada di Desa Padangsambian Klod,” ujarnya sambil menyebut hal ini sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat terutama para lansia. Di banjar Umadui, pelaksanaan Posyandu menyasar 79 lansia, 2 ibu hamil dan 50 balita. (sta)

BAGIKAN