Dongkrak Ekspor, Kualitas Endek mesti Ditingkatkan

25
ENDEK - Kualitas endek mesti ditingkatkan untuk mampu terserap pasar secara optimal.

Kualitas kain tradisional Bali salah satunya endek perlu terus ditingkatkan sehingga komoditi ini juga makin mampu mendukung ekspor. Seperti apa kondisinya di pasaran?

ENDEK kini kian populer karena kegunaannya makin kompleks. Tak hanya untuk busana formal tetapi juga tradisional sehingga membuka peluang bisnis ini bagi masyarakat Bali. Pasokan dari industri endek tak hanya untuk memenuhi permintaan pasar lokal tetapi seiring inovasi kalangan pemotif produk endek juga merupakan komoditi unggulan ekspor. Persaingan yang ketat menuntut inovasi motif dan desain terus dilakukan sehingga pemasarannya bisa meningkat.

Pemotif endek Bali, dari Sidemen Karangasem, Ida Ayu Kartika menyampaikan, komoditi ini memiliki kekhasan tersendiri sehingga tak salah laku di pasar ekspor selain memang difanatiki pasar lokal atau dalam negeri. Ini tantangan dan peluang. Tantangan bisa jadi ancaman ketika pemotif malas berinovasi sehingga daya saing produk rendah. Dari sisi peluang tentu produk ini bisa makin dikembangkan dengan mengangkat potensi usaha kecil menengah (UKM).
Meningkatkan daya saing endek Bali juga kain tradisional Bali lainnya, pelatihan motif diperlukan bagi pemotif pemula sehingga produk yabg dihasilkan lebih menarik dan berkualitas. Selain itu inovasi juga untuk menganekaragamkan pilihan pasar pun menciptakan harga yang makin kompetitif dengan produk serupa luar.

Sebelumnya owner Bali Puspa Bordir, Jero Puspawati menyampaikan, endek Baki bisa diandalkan di pasar internasional. Karena itu produk UKM itu pantas ikut di ajang pameran dunia untuk menjaring para buyer. Namun diakui sumber daya manusia (SDM) UKM Bali dalam promosi perlu ditingkatkan lagi. Terutama penguasaan bahasa asing sehingga edukasi dan promosi keunggulan produk dapat dilakukan efektif. (gun)

BAGIKAN