Budi Daya Jambu Jamaika Datangkan Keuntungan Besar

219

PERMINTAAN buah jambu Jamaika terus mengalami peningkatan, karena cita rasa buah yang satu ini sangat enak sehingga membuat orang ketagihan untuk menikmatinya. Dengan kegilaan pasar terhadap jambu Jamaika ini dapat menjadi peluang bagi para petani buah, karena harga jual jambu Jamaika tergolong cukup tinggi ketimbang buah lokal lainnya.

Made Budiasa, petani asal Desa Banjar, Kabupaten Buleleng mengatakan, ia baru mencoba mengembangkan jambu Jamaika, dan awalnya ia hanya memiliki 10 pohon jambu Jamaika. “Saya tertarik menanam jambu Jamaika ini karena ingin membuktikan, apa benar jambu Jamaika ini berbuah tak mengenal musim,” tukasnya.

Setelah menanam 10 pohon, sekitar 3 tahun jambu Jamaika sudah berbuah dan ternyata memang benar jambu ini berbuah sepanjang tahun.

“Ternyata benar jambu Jamaika ini berbuah terus, baru buahnya habis sudah keluar bunga lagi begitu seterusnya. Tetapi memang harus dipelihara dengan baik, kalau cuma ditanam saja mungkin akan berbuah musiman,” paparnya. Keunggulan ini ditambah dengan rasanya yang enak dan penampilan yang menarik tentunya dapat menjadi alasan bagi petani untuk mengembangkannya. Berbeda dengan jambu jenis lainnya yang dari segi rasa dan penampilan tidak terlalu baik apabila hanya berbuah dua kali dalam setahun.

Budi daya jambu Jamaika ini sangat menguntungkan bagi petani karena harga jual tinggi, berbuah sepanjang tahun dan yang terpenting adalah jambu Jamaika tidak terserang hama, sehingga tidak membutuhkan biaya tambahan untuk pencegahan hama. “Tidak ada hama yang menyerang, namun pada musim hujan memang buah lebih cepat busuk karena terkena hujan, apalagi saat akan panen terkena hujan deras, buah pasti cepat busuk,” katanya. (pur)

BAGIKAN