Terbuka, Peluang UMKM di Tabanan Peroleh KUR  

56

Tabanan (Bisnis Bali) – Sejumlah perbankan di Kabupaten Tabanan hingga kini masih membuka akses bagi calon debitur yang akan mengajukan permohonan untuk mendapatkan kredit murah program pemerintah atau Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kondisi tersebut berlaku tidak hanya untuk KUR mikro, tetapi juga terbuka juga untuk KUR ritel.

“Hingga kini masih terbuka bagi UKM yang ingin mengajukan KUR ke Bank BPD Bali, baik untuk KUR mikro maupun KUR ritel. Terpenting, dalam mengakses KUR, calon debitur telah memenuhi ketentuan yang ada,” tutur Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, IB Ary Wijaya Guntur, Selasa (11/7) kemarin.

Ia menerangkan, per Juni 2017 lalu dari data penyaluran kredit murah bersuku bunga 9 persen oleh Bank BPD Bali Cabang Tabanan telah berhasil menyalurkan 40,16 persen dari total alokasi Rp 1,850 miliar untuk KUR mikro, sedangkan periode yang sama untuk KUR ritel sudah tersalurkan 32,16 persen dari total Rp 42,8 miliar. Diakuinya, hingga semester pertama 2017 ini memang penyaluran KUR belum 50 persen, namun ia optimis kredit bersuku murah tersebut akan mampu terserap sesuai target pada Desember nanti.

Jelas Ary, penyaluran KUR tersebut nantinya akan terus digenjot melalui informasi dan sosialisasi ke masyarakat terkait program tersebut, bahwa dana KUR yang ada di Bank BPD Bali masih tersedia. Katanya, selama ini penyaluran KUR ke masyarakat tidak menemui kendala, itu juga dicerminkan dari pengembalian dana KUR tahun sebelumnya yang juga masih lancar. Namun, untuk nasabah yang sebelumnya sudah menerima KUR, tahun ini untuk program yang sama tidak diperbolehkan lagi.

“Saat ini sudah banyak bank yang ikut menyalurkan KUR. Artinya, memang secara teknis tidak ada hambatan,” ujarnya. (man)

BAGIKAN