Pelaku UMKM jangan Takut Berutang

51
UMKM - Salah satu sektor UMKM yang digeluti masyarakat Gianyar. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Dalam pengembangan usaha para pelaku usaha di Bali khusus tidak boleh takut berutang. Praktisi  perbankan, Made Arya Amitaba, Kamis (6/7) mengatakan, sektor perbankan akan membantu masyarakat yang bergerak dalam usaha mikro kecil dan menengah yang kesulitan permodalan.

Ia mengungkapkan, pelaku bisa saja mengalami kesulitan dalam membayar utang. Sektor perbankan tentunya akan mengambil langkah pembinaan.

Made Arya Amitaba yang juga Wakil Ketua Kadin Bali menjelaskan, kesulitan UMKM dalam membayar utang tentunya akan dikaji penyebabnya. Ini akan dianalisa dan akan diberikan berbagai alternatif penyelesaiannya.

Direktur Utama BPR Kanti ini memaparkan, saat ini di antara UMKM mengalami penurunan usahanya akibat dari perlambatan perekonomian secara umum. Kondisi ini dipandang bersifat sesaat dan memungkinkan usaha masyarakat masih bisa dijalankan. Utang UMKM seperti ini tentu akan diberikan reschedulling kredit.

Lebih lanjut dikatakannya, reschedulling kredit ini baik dari sisi jumlah angsuran. Hal ini termasuk penyesuaian  jangka waktu pinjaman kredit sesuai kemampuan debitur.

Ia menegaskan, di pihak lain prospek usaha nasabah diyakini tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Hal ini alternatif terbaik yang diberikan perbankan segera mengakhiri kredit tersebut. “Kalau kondisi ini dibiarkan nasabah akan menjadi makin berat,” katanya. (kup)

BAGIKAN