Dari ‘’Focus Group Discussion’’ (FGD) Sinergitas Percepatan Pemulihan Ekosistem Taman Wisata Alam Buyan – Tamblingan  

21
FGD  di Lobi Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng dibuka oleh Sekda Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP., mewakili Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST. (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) –  Bukti keseriusan Pemkab Buleleng untuk menjaga dan melestarikan lingkungan di Danau Buyan dan Danau Tamblingan membuahkan hasil. Pemerintah Kabupaten Buleleng mendapat perhatian dari pemerintah pusat melalui focus group discussion (FGD).

FGD yang diselenggarakan di Lobi Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng ini, melibatkan berbagai instansi terkait, Rabu (5/7) lalu. FGD ini dibuka langsung oleh Sekda Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP., mewakili Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST.

Dalam sambutannya, Bupati Agus Suradnyana menyambut baik FGD ini. Agus Suradnyana mengajak semua pihak dan instansi terkait membangun sinergitas percepatan pemulihan ekosistem Taman Wisata Alam Buyan-Tamblingan agar dapat berfungsi secara optimal tanpa mengganggu lingkungan. Perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan sumber plasma nuftah dan pemanfaatan secara lestari, khususnya untuk wisata alam menjadi fokus pemulihan wilayah Buyan-Tamblingan.

“Keempat hal itu akan menjadi fokus kerja kami nantinya,” ujar Agus Suradnyana dalam sambutannya yang dibacakan Puspaka.

FGD ini dilakukan atas saran dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) setelah melihat keseriusan Pemkab Buleleng dalam menjaga alam dan lingkungan, khususnya Danau Buyan dan Tamblingan. Beberapa waktu yang lalu, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusra Kementrian LHK, Drs. Rijaluzzaman melakukan audiensi dengan Pemkab Buleleng yang diterima langsung Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG.

Rijaluzzaman saat ditemui seusai kegiatan menjelaskan, FGD ini merupakan langkah awal dalam rangka membentuk tim untuk mengawal pemulihan Danau Buyan dan Danau Tamblingan serta mencapai beberapa kesepakatan-kesepakatan. Nantinya tim ini akan terus bekerja untuk memulihkan dua danau tersebut. “Ini merupakan langkah awal. Nanti, tim akan terus bekerja setelah FGD ini,” jelasnya. (ira)

BAGIKAN