Nyoman Suka Pangkas Angka Kemiskinan, UMKM perlu Digarap Serius  

33

KEMISKINAN merupakan momok yang harus dibasmi. Karenanya, kemiskinan harus dikikis sehingga tak ada lagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. Apa yang harus dilakukan?

Saat ditanya hal ini, Rabu (5/7) kemarin, anggota DPRD Badung Nyoman Suka, S.E. langsung menunjuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “UMKM yang digarap serius dan fokus akan mampu menjawab persoalan kemiskinan,” ujar politisi Partai Golkar dapil Abiansemal-Petang tersebut.

Bapak tiga putra hasil pernikahannya dengan Ni Ketut Sarmini ini menegaskan, penghasilan merupakan kata kunci untuk membasmi kemiskinan. Bagaimana dengan bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat miskin seperti bedah rumah, beras miskin dan sebagainya? Apakah kurang efektif dalam mengurangi angka kemiskinan? Alumni SMA Negeri 4 Denpasar dan Fakultas Ekonomi Unud ini justru mengutip pepatah. “Warga miskin perlu diberikan kail bukan ikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bedah rumah, beras untuk warga miskin, dan bantuan-bantuan lainnya tetap berguna namun kurang efektif mengentaskan kemiskinan sepanjang warga tersebut tidak memiliki pendapatan rutin setiap bulannya. “Jika bantuan itu habis, tentu saja warga akan kembali miskin,” tegasnya.

Karena itulah, dia memastikan masyarakat tidak akan berada di garis kemiskinan sepanjang memiliki pendapatan atau penghasilan untuk menopang kehidupannya. “Pendapatan bisa diraih lewat UMKM,” katanya. (sar)

BAGIKAN